PALANGKA RAYA — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dorongan moral terus disuarakan bagi generasi muda di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Tokoh pengusaha muda asal Kalteng, Davison Lambung, S.H atau yang akrab disapa Bos Icong secara khusus mengajak kaum muda untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan dengan meningkatkan semangat nasionalisme melalui karya nyata dan kontribusi positif bagi daerah.
Ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini telah bergeser. Jika pahlawan terdahulu berjuang mengangkat senjata, generasi muda saat ini dituntut untuk berjuang melawan kebodohan, kemiskinan, dan perpecahan di era digital.
“Nasionalisme di usia Indonesia yang ke-81 ini tidak cukup hanya dengan upacara atau meramaikan media sosial. Nasionalisme sejati bagi kaum muda adalah ketika mereka mampu mandiri, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kehormatan daerahnya di tengah arus globalisasi,” ujarnya Davidson Lambung, Jumat (7/8/2026).
Sebagai seorang pengusaha sukses, ia menyoroti peran strategis pemuda Kalteng.
Menurutnya, pemuda Kalteng harus menjadi subjek utama pembangunan, bukan sekadar penonton.
Untuk mengimplementasikan semangat nasionalisme tersebut, ia memaparkan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan oleh kaum muda.
Diantaranya membangun usaha rintisan atau UMKM yang mengangkat potensi lokal Kalteng, baik di sektor pariwisata, agrobisnis, maupun kriya dan wastra.
Kemudian melestarikan identitas dan budaya Lokal, menjaga teguh filosofi Huma Betang (gotong royong, kesetaraan, dan toleransi) sebagai tameng dari polarisasi dan berita bohong (hoaks) yang marak di era digital.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemuda adalah wajah masa depan Kalimantan Tengah. Kemajuan provinsi berjuluk “Bumi Tambun Bungai” ini sangat bergantung pada kualitas dan karakter generasi penerusnya.
“Peringatan kemerdekaan tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pemuda Kalteng untuk lebih proaktif mengambil peran dalam pembangunan,” pungkasnya.












