Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Hukum

Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026 Selama Dua Pekan

×

Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026 Selama Dua Pekan

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menyampaikan keterangan terkait Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menyampaikan keterangan terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul — Kepolisian Resor Bantul mulai menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Operasi kepolisian terpusat ini melibatkan seluruh jajaran Polsek serta didukung instansi terkait.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan operasi akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 240 personel diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan yang berfokus pada upaya preemtif dan preventif di bidang lalu lintas.

“Operasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang bulan Ramadan,” kata Bayu dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1/2026).

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Progo 2026 mengusung tema terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Bayu, petugas di lapangan diarahkan untuk mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Penegakan hukum tetap dilakukan, baik melalui sistem tilang elektronik maupun pemberian teguran, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami tidak semata-mata memberikan sanksi, tetapi lebih pada membangun pemahaman bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Penindakan berupa tilang akan diterapkan secara selektif, terutama terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, teguran akan diberikan sebagai langkah pembinaan awal.

Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas operasi ini antara lain balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, melawan arus, sepeda motor masuk jalur cepat, pengendara di bawah umur, serta kendaraan yang membawa penumpang melebihi kapasitas.

Baca Juga  Kedapatan Bawa Sabu, Pemuda di Kotabaru Diringkus Polisi

Bayu berharap melalui operasi ini angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Bantul dapat ditekan, sekaligus mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan.

“Kami ingin keselamatan menjadi kesadaran bersama, bukan karena takut sanksi, tetapi karena menyadari pentingnya menjaga nyawa di jalan,” katanya.

Operasi Keselamatan Progo 2026 diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *