Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Hukum

Manager THM Hanghot Tanjungpinang Ditangkap, Tersangka Pengeroyokan Anggota Polisi

×

Manager THM Hanghot Tanjungpinang Ditangkap, Tersangka Pengeroyokan Anggota Polisi

Sebarkan artikel ini
Bangunan ruko dua lantai dengan papan nama Hanghot di depan
Tampak luar bangunan tempat hiburan malam (THM) Hanghot di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Polisi menetapkan manager tempat ini sebagai tersangka pengeroyokan terhadap anggota Polsek Bestari.

TANJUNGPINANG — Satreskrim Polres Tanjungpinang menangkap manager Tempat Hiburan Malam (THM) Hanghot, Hengky. Ia ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap anggota Polsek Bestari berinisial G.

Korban babak belur dan mengalami luka-luka. Video CCTV memperlihatkan korban dipukul berkali-kali oleh sejumlah karyawan THM.

Peristiwa itu terjadi di lokasi THM Hanghot. Korban dikeroyok dari lantai II hingga ke bawah.

Tak hanya itu. Hengky juga diduga menyuruh karyawannya mengeroyok seorang remaja yang sedang duduk di luar ruko. Remaja tersebut masih di bawah umur.

Pelaku pengeroyokan terhadap remaja itu diketahui anggota TNI. Atas perintah manager.

Kasus ini kini dilaporkan ke Polisi Militer (PM) dan Polres Tanjungpinang.

Peristiwa mencuat setelah beredar video dan foto kondisi korban. Di dokumentasi itu, wajah korban terlihat luka. Matanya memar.

Keluarga korban mengatakan, selain penganiayaan fisik, korban juga mendapat ancaman. Akibatnya, ia mengalami trauma berat pasca kejadian.

“Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polisi Militer Tanjungpinang dan Polres Tanjungpinang. Dua orang yang kami laporkan berinisial Pak Ce (dari satuan Korem) dan R yang mengaku sebagai ajudan Kogabwilham I,” ujar salah seorang anggota keluarga korban, Minggu (31/5/2026).

“Kami berharap laporan ini diproses secara profesional dan transparan sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Ibunda korban berinisial YT mengatakan, hingga saat ini anaknya masih dalam ketakutan dan trauma. Proses pemeriksaan medis termasuk visum masih menunggu kondisi psikologisnya membaik.

“Kami minta aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun Polisi Militer, mengusut tuntas dugaan keterlibatan seluruh pihak yang berada di lokasi kejadian,” pungkasnya.

Baca Juga  Kejati dan Kemenag Teken MoU Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *