Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tabalong

Kapolres Tabalong Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tema Pemersatu Bangsa

×

Kapolres Tabalong Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tema Pemersatu Bangsa

Sebarkan artikel ini
Polisi berpangkat di podium membacakan teks, peserta upacara baris rapi di belakang
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. membacakan amanat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-79 di halaman Mapolres Tabalong, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". (Foto: dok. Humas Polres Tabalong).

TANJUNG — Halaman Mapolres Tabalong berubah menjadi lapangan upacara, Senin (1/6/2026) pagi. Seluruh personel berdiri tegap. Bendera Merah Putih dikibarkan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-79 berlangsung khidmat.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. bertindak sebagai inspektur upacara. Didampingi Waka Polres Kompol Hasanuddin, para pejabat utama, kapolsek jajaran, personel, dan ASN Polri.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga penyampaian amanat.

Tema tahun ini: “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Dalam amanatnya, Kapolres membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI. Peringatan ini disebut sebagai momentum refleksi peran Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pedoman hidup.

“Di tengah tantangan global seperti perkembangan teknologi pesat, ketidakpastian geopolitik, dan potensi perpecahan sosial, Pancasila tetap menjadi landasan moral yang menjaga persatuan,” demikian kutipan amanat yang dibacakan.

Indonesia, lanjut amanat itu, memiliki tanggung jawab turut menciptakan perdamaian internasional. Lewat politik luar negeri bebas aktif, misi perdamaian PBB, dan diplomasi yang mengedepankan musyawarah serta keadilan.

Nilai-nilai itu cerminan sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol atau slogan. Diwujudkan dalam sikap toleransi, gotong royong, persatuan, dan kepedulian.

Para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan diingatkan agar setiap kebijakan berlandaskan Pancasila. Terutama dalam mewujudkan keadilan sosial.

Upaya melawan intoleransi, radikalisme, dan segala bentuk ancaman persatuan harus terus diperkuat.

Kapolres Tabalong juga mengajak seluruh personel menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Jaga soliditas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Baca Juga  Polda Kalsel Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Gizi di Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *