Kotabaru, Kalimantan Selatan — Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru mencatat sejumlah kemajuan dalam penguatan kualitas sumber daya manusia sepanjang 2025. Pemerintah daerah menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan jangka panjang menuju visi Kotabaru Hebat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kotabaru, Taufikurrahman, mengatakan tahun 2025 difokuskan pada penguatan dasar sistem pendidikan, terutama pemenuhan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Salah satu langkah yang dinilai strategis adalah percepatan pemenuhan kebutuhan guru melalui rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan ini diarahkan untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
“Distribusi guru masih menjadi tantangan. Pemerintah daerah berupaya memastikan tenaga pendidik tersedia secara lebih merata, sekaligus menjaga kesejahteraan guru honorer agar proses pembelajaran berjalan optimal,” ujar Taufikurrahman, Senin (5/1/2026).
Selain penguatan SDM, transformasi digital pendidikan menjadi agenda penting. Dinas Pendidikan mendorong pemanfaatan teknologi melalui pengadaan perangkat pembelajaran digital dan peningkatan konektivitas internet di sekolah-sekolah.
Menurut Taufikurrahman, digitalisasi dipandang sebagai kebutuhan mendesak untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan daya saing peserta didik, termasuk di wilayah yang selama ini terbatas infrastruktur teknologinya.
Memasuki 2026, Dinas Pendidikan Kotabaru berencana memperkuat program literasi dan pembangunan karakter siswa. Pengembangan budaya membaca dan penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila akan menjadi fokus lintas jenjang pendidikan.
Evaluasi pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan yang telah dibangun juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas program dan ketepatan sasaran kebijakan.
“Capaian 2025 menjadi dasar perbaikan ke depan. Fokus kami tetap pada kualitas lulusan yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat,” kata Taufikurrahman.












