KOTABARU — Pemerintah Kabupaten Kotabaru memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Selasa (20/5/2026).
Upacara yang digelar di Kotabaru itu dipimpin Wakil Bupati Syairi Mukhlis mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli sebagai inspektur upacara.
Peringatan tersebut tak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum mengenang perjuangan rakyat Kalimantan dalam mempertahankan kemerdekaan, khususnya melalui Proklamasi ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang menjadi tonggak sejarah perjuangan di wilayah ini.
Prosesi berlangsung khidmat diawali pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta upacara kemudian mengikuti mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh perwakilan Pangkalan TNI AL (Lanal) Kotabaru.
Dalam kesempatan itu, peserta upacara juga diajak menelusuri kembali sejarah perjuangan rakyat Kalimantan melalui pembacaan riwayat singkat ALRI Divisi IV. Perjuangan gerilya rakyat bersama pasukan ALRI disebut menjadi fondasi penting lahirnya Proklamasi 17 Mei 1949 di bawah kepemimpinan Hasan Basri, sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya pemisahan Kalimantan dari Republik Indonesia.
Membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Syairi Mukhlis mengatakan Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat atas lahirnya kesadaran kolektif bangsa yang ditandai berdirinya Budi Utomo pada 1908.
Menurut dia, tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.
“Tema ini mengajak kita bersama-sama menjaga generasi penerus sebagai pondasi masa depan Indonesia sekaligus memperkuat kedaulatan negara,” ujar Syairi saat membacakan amanat menteri.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme, termasuk meneladani perjuangan tokoh-tokoh Kalimantan yang mempertahankan wilayahnya sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan persembahan lagu “Bagimu Negeri” oleh paduan suara SMA Negeri 1 Kotabaru.
Di tengah dinamika zaman, peringatan Harkitnas dan Proklamasi ALRI Divisi IV dinilai menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dan persatuan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa.












