Hukum

Cekcok Soal Pekerjaan, Pria di HSU Diduga Dibacok Parang

×

Cekcok Soal Pekerjaan, Pria di HSU Diduga Dibacok Parang

Sebarkan artikel ini
Terduga pelaku berinisial A dalam kasus dugaan penganiayaan di Desa Teluk Paring, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). (Foto dok. Humas Polres HSU)

AMUNTAI – Perselisihan yang diduga berkaitan dengan pekerjaan berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam di Desa Teluk Paring RT 002, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Seorang pria berinisial S (46) mengalami sejumlah luka setelah diduga diserang menggunakan parang oleh A (48).

Kasi Humas Polres HSU Iptu Asep Huazainur membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan terduga pelaku telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

“Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan di Desa Teluk Paring, Kecamatan Amuntai Selatan. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asep.

Menurut keterangan awal kepolisian, kejadian bermula setelah terduga pelaku selesai membersihkan halaman rumahnya. A kemudian hendak pergi ke warung sambil membawa sebilah parang.

Di tengah perjalanan, A dan S terlibat cekcok yang diduga berkaitan dengan persoalan pekerjaan. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada dugaan pengayunan parang ke arah korban.

S berusaha melindungi diri menggunakan kedua tangannya. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

“Korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri dan belakang, kedua tangan, serta bagian punggung,” ujar Asep.

Korban kemudian dibawa ke RS Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, polisi yang menerima informasi kejadian mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku. A bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres HSU untuk proses hukum lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan berupa sebilah parang panjang, satu lembar celana panjang Levi’s warna biru, dan satu lembar baju lengan pendek warna hitam.

Asep mengatakan penyidik masih memeriksa korban dan sejumlah saksi untuk mendalami motif serta rangkaian kejadian.

“Untuk motif dan kronologi lengkapnya masih kami dalami. Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut,” tuturnya.

Baca Juga  Pria di Kusan Hilir Diamankan Polisi, Setubuhi Gadis 17 Tahun Berulang Kali
Penulis: WanEditor: Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *