Warga Kalsel di Jabodetabek Kecam Edy Mulyadi, Minta Kepolisian Usut Tuntas

  • Bagikan

Fathurrahman, memakai kaos warna biru (sisi kanan)

Jakarta – Beberapa perwakilan dari warga kalimantan yang berdomosili di Jabodetabek menyatakan sikap sangat geram atas ucapan Edy Mulyadi yang diduga melecehkan Kalimantan.

Dalam video yang beredar di berbagai jejaring sosial media ia mengatakan
bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Kalimantan yang disebutnya sebagai tempat jin membuang anak.

Kemudia Edy Mulyadi bertanya kepada rekan yang ada disampingnya, “Bisa memahami enggak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal. Punya gedung sendiri lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak,” katanya.

Pernyataan kontroversial Edy menuai reaksi warga pulau Kalimantan, diketahui diberbagai provinsi sudah melaporkannya ke Polda setempat.

Fathurrahman, mewakili suku Banjar Kalsel yang berdomisili di Jabodetabek mengaku sangat geram atas ulah Edy Mulyadi Cs dan meminta pihak kepolisian segera mengambil tindakan.

“Kami menunggu tindakan dari pihak berwajib untuk menindaklanjuti kasus sara dan pelanggaran UU ITE untuk di proses secara hukum yang berlaku di Indonesia.” Ujar Fatur Rahman Kepada media ini Kamis, (27/1/2022) melalui whatsApp pribadinya.

Menurut Fathur, perbuatan Edy Mulyadi sudah keterlaluan serta telah melukai perasaan warga Kalimanatan dan melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Oleh sebab itu ia minta pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia agar segera mengusut tuntas kasus Sara ini. Pungkasnya (Red)

Baca Juga  Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pemusnahan Barang Bukti
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ketahuan... mau copas,, ijin dlu gaess 🤦‍♀️