Batulicin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, melanjutkan kegiatan dalam rangka Turdes ke-10 “Bergerak dengan Kekuatan Rakyat Menuju Indonesia Emas – Germas Cinta Banua” ke Desa Gunung Batu Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Rabu (03/07/2024).
Kedatangannya disambut oleh Staf Ahli Bupati, H. Yamani, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanbu. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh H.M. Yamani, beliau mengapresiasi atas kunjungan Gubernur Kalsel dalam rangka Turdes ini.
Seperti yang kita ketahui bersama, kegiatan Turdes ini di laksanakan dalam rangka mensukseskan program Germas Cinta Banua, sebagai upaya untuk mensosialisasikan pentingnya melaksanakan gaya hidup bersih dan sehat, dikalangan remaja.
Beliau juga menekankan pentingnya kerjasama dalam menjaga harmoni dan mempererat silaturahmi, serta bersinergi dalam mensukseskan program-program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kami berharap melalui Turdes ke-10 ini, dapat meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda, menciptakan generasi emas di Kalimantan Selatan dan Tanbu.
“Di dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah, demi terwujudnya generasi muda yang sehat, cerdas dan berkualitas. Dengan harapan, akan menumbuhkan generasi emas di Kalimantan Selatan dan Kabupaten Tanah Bumbu,” ucapnya.
Gubernur Kalsel juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanbu dan masyarakat atas sambutan hangat dalam kegiatan Turdes ini.
Dia pun mengungkapkan, kemajuan Kalimantan Selatan kedepannya akan di lanjutkan Pembangunan Jembatan Batulicin Kotabaru.
Beliau mengungkapkan komitmen untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Batulicin-Kotabaru dengan anggaran mencapai 300 miliar, yang direncanakan akan meningkat menjadi 1,5 triliun tahun depan dengan dukungan kolaborasi antara Kabupaten Tanbu dan Kotabaru.
Selain itu, pembangunan jalan bebas hambatan Batulicin-Banjarbaru juga menjadi prioritas, dengan sebagian besar pekerjaan selesai dan direncanakan untuk diresmikan bulan Agustus ini.
“Dengan adanya jalur bebas hambatan ini, maka akan terpangkas waktu tempuh, serta masyarakat lebih mudah yang hanya menempuh perjalanan dalam 3 jam,”tutupnya.
sumber : mc.tanahbumbukab.go.id












