Tapanuli Selatan — TNI membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat bagi warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Fasilitas ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dasar ratusan pengungsi yang bertahan di posko sejak bencana melanda kawasan tersebut.
Pembangunan MCK dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan, diperkuat personel Kodim 0212/Tapanuli Selatan melalui Koramil Batang Toru. Seluruh pekerjaan diselesaikan dalam waktu singkat melalui kerja gotong royong personel di lapangan.
Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan, ketersediaan sarana sanitasi menjadi kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian untuk mencegah risiko penyakit.
“Di situasi darurat, sanitasi menjadi faktor krusial. MCK ini dibangun agar pengungsi tetap memiliki akses kebersihan yang layak dan aman,” kata Agung, Sabtu (13/12/2025).

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut dilengkapi septic tank, instalasi air bersih, kloset, lantai permanen, serta tandon air. Setelah dinyatakan rampung, MCK langsung dapat digunakan oleh warga di posko pengungsian Desa Batu Hula.
Selain membangun sarana fisik, personel TNI juga memantau kebersihan lingkungan pengungsian serta distribusi kebutuhan dasar lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pengungsi tetap terjaga selama masa tanggap darurat.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan, keterlibatan TNI dalam penanganan bencana tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kehadiran TNI di lokasi bencana adalah untuk memastikan warga tidak dibiarkan menghadapi situasi sulit sendirian. Sanitasi yang layak adalah bagian penting dari perlindungan kesehatan pengungsi,” ujarnya.












