Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjarmasin

RSUD Ulin Siap Jadi Pusat Layanan Stroke Terdepan di Kalimantan Selatan

×

RSUD Ulin Siap Jadi Pusat Layanan Stroke Terdepan di Kalimantan Selatan

Sebarkan artikel ini
Tim medis RSUD Ulin Banjarmasin dan RSCM Jakarta saat memberikan pelatihan penanganan stroke dalam kegiatan Visitasi dan Advokasi Intervensi Stroke, Sabtu (27/9/2025).
Tim medis RSUD Ulin Banjarmasin dan RSCM Jakarta saat memberikan pelatihan penanganan stroke dalam kegiatan Visitasi dan Advokasi Intervensi Stroke, Sabtu (27/9/2025). (Foto dok. MC Kalsel).

BANJARMASIN – Langkah RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjadi pusat layanan unggulan stroke di Kalimantan Selatan semakin nyata. Rumah sakit milik Pemprov Kalsel itu menggelar Visitasi dan Advokasi Intervensi Stroke di lantai 8 Gedung Tower RSUD Ulin, Sabtu (27/9/2025), sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan medis menyeluruh.

Kegiatan ini digelar sehari setelah tim medis RSUD Ulin berhasil melakukan tindakan coiling perdana pada pasien aneurisma otak. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam kesiapan rumah sakit menangani kasus stroke kompleks secara cepat dan tepat.

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada tim RSCM yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman. Ini bukan hanya bermanfaat bagi tenaga medis kami, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Diauddin menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan RSUD Ulin sebagai rumah sakit pengampu layanan stroke untuk 13 kabupaten/kota di Kalsel. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari workshop akan diteruskan ke rumah sakit daerah agar layanan stroke semakin merata.

“Coiling kemarin dan pelatihan hari ini membuktikan kesiapan tim kami. Ke depan, kami akan mendampingi rumah sakit kabupaten agar standar pelayanan stroke bisa sama,” tambahnya.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam menghadirkan layanan stroke yang komprehensif, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), diagnosis cepat, hingga intervensi lanjutan. Dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI dan rumah sakit pusat seperti RSCM, RSUD Ulin menargetkan diri menjadi rujukan utama stroke di Kalimantan.

“Kami tidak hanya ingin menjadi pusat layanan stroke, tetapi juga pusat pembelajaran dan pendampingan bagi rumah sakit lainnya,” tegas Diauddin.

Baca Juga  Pemkab Murung Raya Hadiri Rakor Penurunan Stunting Kalteng 2025, Fokus pada Intervensi Terintegrasi
Peserta pelatihan antusias mengikuti sesi Visitasi dan Advokasi Intervensi Stroke di RSUD Ulin Banjarmasin,

Workshop tersebut menghadirkan narasumber dari RSCM, dr. Mohammad Kurniawan, yang membawakan materi tentang tata laksana stroke akut, mulai dari penanganan iskemik dan perdarahan otak hingga tindakan trombolisis, trombektomi, coiling, dan clipping.

“Stroke adalah kondisi darurat. Tindakan trombolisis idealnya dilakukan kurang dari 4,5 jam sejak gejala muncul, sedangkan trombektomi maksimal dalam delapan jam,” jelas dr. Kurniawan.

Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat untuk mengenali tanda-tanda awal stroke seperti senyum tidak simetris, bicara pelo, tubuh tiba-tiba lemas di satu sisi, hingga kehilangan kesadaran.

“Jika gejala itu muncul, segera ke rumah sakit. Di RSUD Ulin sudah tersedia tenaga ahli dan fasilitas lengkap untuk menangani stroke akut. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pasien pulih tanpa cacat permanen,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dr. Kurniawan juga melaporkan hasil tindakan coiling perdana yang dilakukan sehari sebelumnya. Pasien dengan aneurisma otak berhasil ditangani dengan baik dan pembuluh darah yang berisiko pecah telah ditutup secara aman.

“Tindakan berjalan lancar. Aneurisma berhasil kami tutup, dan risiko pecahnya pembuluh darah berhasil dicegah,” ungkapnya.

Sumber: MC Kalsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *