Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
EkonomiEnergi

Revitalisasi Terminal LPG Arun di Lhokseumawe Resmi Beroperasi

×

Revitalisasi Terminal LPG Arun di Lhokseumawe Resmi Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Peresmian revitalisasi Terminal LPG Arun oleh Pertamina Patra Niaga di Lhokseumawe.
Pejabat Pertamina Patra Niaga bersama Wali Kota Lhokseumawe meresmikan revitalisasi Terminal LPG Arun sebagai infrastruktur energi strategis di Aceh.

LHOKSEUMAWE — Pertamina Patra Niaga meresmikan selesainya revitalisasi Terminal LPG Arun di Lhokseumawe, Aceh, Senin (24/11). Infrastruktur energi tersebut kini siap beroperasi penuh setelah melalui proses pembaruan sejak 2017.

Terminal LPG Arun merupakan titik utama distribusi LPG subsidi dan nonsubsidi untuk Aceh serta wilayah Sumatera Bagian Utara. Hingga Agustus 2025, realisasi penyaluran sekitar 476 metrik ton (MT) per hari, mencerminkan tingginya kebutuhan energi di kawasan tersebut.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Harsono Budi Santoso, Presiden Direktur Perta Arun Gas Yan Syukharial, serta Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar.

Hari Purnomo mengatakan revitalisasi ini membuat rantai suplai LPG jauh lebih efisien. Ia menjelaskan, pasokan ke Aceh sebelumnya harus melalui skema panjang: LPG dari Tanjung Uban dibawa dengan kapal mid-size, kemudian dipindahkan ke kapal kecil sebelum didistribusikan menggunakan truk.

“Dengan fasilitas baru ini, kapal VLGC berkapasitas besar bisa langsung bersandar di Arun membawa propane maupun butane. Alur suplai lebih ringkas dan biaya logistik lebih hemat,” kata Hari.

Terminal LPG Arun juga kini menjadi pusat distribusi yang memasok ke sejumlah terminal lain di Sumatera Bagian Utara, seperti Pangkalan Susu, Dumai, dan Tanjung Uban.

Dari Pemerintah Aceh, Sekretaris Dinas ESDM Endra mewakili Gubernur Muzakir Manaf menyampaikan bahwa pembangunan ini akan meningkatkan kualitas pelayanan energi sekaligus membuka peluang ekonomi baru. “Revitalisasi ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi simbol komitmen bersama untuk menyediakan layanan energi yang aman dan efisien bagi masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar berharap keberadaan terminal tersebut berdampak langsung bagi ekonomi lokal. Ia mendorong keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha setempat. “Kami ingin keberadaan Terminal LPG Arun menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran,” katanya.

Baca Juga  YLKI dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan Energi Aman dan Nyaman Selama Libur Nataru

Pada kesempatan yang sama, Pertamina Patra Niaga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada empat dusun di kawasan Arun—Dusun Seulanga, Jeumpa, Delima, dan Koude Baroh—sebagai dukungan bagi program pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *