Tanah Laut — Di tengah langit mendung yang mulai menggantung di atas Kecamatan Tambang Ulang, para camat se-Kabupaten Tanah Laut berkumpul di Balai Desa Martadah Baru, Kamis (13/11/2025) pagi. Rapat koordinasi kali ini tak sekadar agenda rutin akhir tahun, tapi jadi ruang evaluasi sekaligus kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang mulai mendekat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Akhmad Hairin, yang memimpin rapat mewakili Bupati Tanah Laut, menekankan pentingnya kolaborasi antarcamat dalam memperkuat basis data warga. Data kemiskinan, kepesertaan BPJS Kesehatan, dan batas wilayah desa menjadi sorotan utama.
“Kita ingin data di lapangan benar-benar valid, tidak tumpang tindih. Kalau datanya akurat, kebijakan kita juga tepat sasaran,” ujar Hairin di hadapan para camat.
Rakor juga membahas kesiapan menghadapi potensi banjir dan longsor di wilayah-wilayah rawan. Sejumlah camat melaporkan kondisi drainase dan kesiapan logistik darurat di desa masing-masing. “Kami sudah siagakan tim relawan dan posko kecil di wilayah langganan banjir,” kata Camat Bajuin, saat menyampaikan laporan.
Selain membahas kesiapsiagaan, rapat turut mengevaluasi program ketahanan pangan berbasis koperasi desa yang kini mulai berjalan di beberapa kecamatan. Program ini diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan dan dampak cuaca ekstrem.
Dari pantauan lapangan, suasana rapat berlangsung dinamis. Beberapa camat aktif mengajukan masukan terkait infrastruktur jalan antar-desa yang rusak akibat hujan deras. Di sela diskusi, juga disinggung persiapan Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut, yang akan dirangkai dengan kegiatan sosial di tiap kecamatan.
Rapat turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Iwan Persada, perwakilan SKPD, serta kepala desa se-Kecamatan Tambang Ulang.
Melalui pertemuan ini, pemerintah daerah berharap ada kesamaan langkah antara kabupaten, kecamatan, dan desa untuk mempercepat pelayanan publik. “Koordinasi yang kuat adalah kunci agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di tengah situasi apa pun,” tutup Hairin.












