Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

Polisi di Majalengka Kebanjiran Pesanan Kambing Kurban, Raup Omzet Rp50 Juta

×

Polisi di Majalengka Kebanjiran Pesanan Kambing Kurban, Raup Omzet Rp50 Juta

Sebarkan artikel ini
Ipda Endri Wibowo memberi makan kambing di kandang peternakannya di Majalengka menjelang musim kurban Iduladha 2026
Ipda Endri Wibowo, anggota Satlantas Polres Majalengka, memberi pakan kambing di kandangnya usai bertugas. Menjelang Iduladha 2026, usaha ternaknya kebanjiran pesanan hewan kurban. (Foto: Ubay/BK)

MAJALENGKA – Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan hewan kurban mulai meningkat. Di tengah momentum itu, seorang anggota polisi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, justru menikmati berkah dari usaha sampingannya sebagai peternak kambing.

Adalah Ipda Endri Wibowo, anggota aktif Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka, yang belakangan kebanjiran pesanan kambing kurban. Di sela tugasnya sebagai aparat kepolisian, ia mengelola peternakan kambing yang telah dirintis lebih dari satu dekade.

Usaha tersebut bukan lahir secara instan. Endri mengaku tumbuh dari keluarga petani, sehingga dunia peternakan bukan hal asing baginya. Berbekal ketekunan, ia memulai usaha dengan modal sederhana pada 2011, hanya dengan lima ekor kambing—terdiri dari empat betina dan satu jantan.

Kini, setelah bertahun-tahun dijalani, jumlah ternaknya berkembang menjadi 36 ekor kambing.

Momentum Iduladha menjadi musim panen tersendiri. Permintaan kambing kurban meningkat signifikan, bahkan sebagian ternaknya sudah lebih dulu dipesan pembeli.

“Dari 36 ekor, sekitar 15 ekor sudah terjual untuk kebutuhan kurban tahun ini,” ujar Endri.

Harga kambing yang dipasarkan rata-rata berada di kisaran Rp4 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas hewan. Dari usaha tersebut, omzet yang diraih menjelang Iduladha disebut bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Meski berstatus anggota Polri aktif, Endri tak merasa canggung menjalani usaha peternakan. Baginya, pekerjaan sampingan yang dikelola dengan serius justru menjadi cara untuk tetap produktif di luar tugas utama sebagai aparat negara.

Menariknya, aktivitas mengurus ternak dilakukan sepulang dinas. Mulai dari mencari rumput hingga memberi pakan kambing menjadi rutinitas hariannya selepas bertugas di Polres Majalengka.

Ia berharap usaha yang dijalaninya bisa menjadi inspirasi bagi anggota kepolisian lain maupun masyarakat umum untuk memanfaatkan peluang usaha secara produktif.

Baca Juga  Minyakita Dijual di Atas HET, Disdag Majalengka Tindak Lanjuti Temuan

Bagi Endri, profesi polisi dan peternak bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Selama dijalani dengan disiplin dan tanggung jawab, keduanya justru bisa berjalan beriringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *