KOTABARU – Kunjungan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592 di Kabupaten Kotabaru ditutup dengan malam ramah tamah yang digelar di geladak heli kapal perang tersebut di Dermaga Pelindo Kotabaru, Minggu (2/8/2026) malam.
Acara dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis yang mewakili Bupati Kotabaru, jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta sejumlah tamu undangan.
Kehadiran KRI Banjarmasin-592 di Kotabaru merupakan bagian dari Operasi Trisula Jaya 2026 yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut. Selama berada di Kotabaru, kapal perang tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan pelajar untuk mengenal lebih dekat salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI AL.
Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada Komandan KRI Banjarmasin-592 beserta seluruh prajurit atas kunjungan dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kami juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada masyarakat dan pelajar untuk berkunjung sehingga mereka dapat mengenal lebih dekat KRI Banjarmasin-592 serta menambah wawasan tentang TNI Angkatan Laut,” ujarnya.
Menurut Syairi, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat.
Sementara itu, Komandan KRI Banjarmasin-592 Letkol Laut (P) Muhammad Harun Al Rasyid menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan masyarakat selama kapal perang tersebut bersandar.
Ia menjelaskan, selama berada di Kotabaru, prajurit KRI Banjarmasin-592 melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, aksi bersih Pantai Gedambaan, serta Open Ship yang diikuti 785 pengunjung.
Di akhir kegiatan, Komandan KRI Banjarmasin-592 berpamitan kepada seluruh tamu undangan karena kapal akan melanjutkan pelayaran dalam rangka Operasi Trisula Jaya 2026 menuju Balikpapan.
“Semoga sinergi, silaturahmi, dan kolaborasi yang telah terjalin semakin memperkokoh persatuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.












