Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Lingkungan

Grand Mercure Malang Tanam Mangrove di Pantai Tamban Peringati Hari Bumi 2026

×

Grand Mercure Malang Tanam Mangrove di Pantai Tamban Peringati Hari Bumi 2026

Sebarkan artikel ini
Peserta dari Grand Mercure Malang Mirama bersama komunitas Bumi Baik dan Gunung Pithing Mangrove Conservation berfoto bersama di Pantai Tamban usai kegiatan penanaman mangrove dalam rangka Hari Bumi 2026.
Tim Grand Mercure Malang Mirama bersama komunitas Bumi Baik dan Gunung Pithing Mangrove Conservation berfoto usai kegiatan penanaman mangrove di Pantai Tamban, Kabupaten Malang, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.

Malang – Grand Mercure Malang Mirama menggelar aksi penanaman mangrove di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, Rabu (22/4), dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan komunitas Bumi Baik dan Gunung Pithing Mangrove Conservation.

Sebanyak 60 bibit mangrove ditanam dengan melibatkan sekitar 25 peserta. Penanaman dilakukan di kawasan pesisir yang dinilai rentan terhadap abrasi.

Pantai Tamban dipilih karena memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari gelombang laut serta memiliki kemampuan menyerap karbon yang tinggi.

Selain itu, kawasan mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut yang mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan di bidang lingkungan.

“Penanaman mangrove ini menjadi salah satu upaya menjaga kawasan pesisir di wilayah Malang,” ujarnya.

Seorang peserta menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban Malang dalam kegiatan Hari Bumi 2026
Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban, Malang.

Selain penanaman, kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat mengenai perawatan bibit mangrove agar dapat tumbuh optimal.

Perwakilan Gunung Pithing Mangrove Conservation, Edy Sulaksono, menyebut mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Mangrove berfungsi sebagai penyerap karbon dan habitat bagi berbagai biota laut,” katanya.

Ia menambahkan kawasan mangrove yang dikelola saat ini telah mencapai sekitar 22 hektare dan terus dikembangkan bersama berbagai pihak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem pesisir.

Baca Juga  Diduga Ada Kawat di Makanan MBG, Warga Malang Desak Evaluasi Total

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *