Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Disnakertrans Kotabaru Torehkan Kinerja Impresif, Retribusi TKA Berpotensi Dongkrak PAD Miliaran Rupiah

×

Disnakertrans Kotabaru Torehkan Kinerja Impresif, Retribusi TKA Berpotensi Dongkrak PAD Miliaran Rupiah

Sebarkan artikel ini
Potret Kepala Disnakertrans Kotabaru Saperiani saat menyampaikan pemaparan program dan capaian kinerja bidang ketenagakerjaan.
Kepala Disnakertrans Kotabaru Saperiani memberikan keterangan terkait capaian penyerapan anggaran dan potensi retribusi TKA.

KOTABARU — Menutup tahun anggaran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotabaru mencatat kinerja yang menonjol. Penyerapan anggaran diproyeksikan menembus 90 persen, disertai peluang baru peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA).

Kepala Disnaker Kotabaru, Saperiani, mengatakan fokus penggalian potensi retribusi kini diarahkan pada penataan administrasi TKA. Dua perusahaan besar telah menyatakan komitmen mendaftarkan TKA mereka langsung di Kotabaru untuk tahun anggaran berikutnya.

“Alhamdulillah, dua perusahaan besar sudah berkomitmen mendaftarkan TKA mereka di Kotabaru. Jadi retribusinya masuk ke daerah kita,” ujar Saperiani, Jumat (5/12/2025).

Ia menjelaskan, selama ini sebagian perusahaan mendaftarkan TKA di luar daerah seperti Jakarta, menyebabkan retribusi masuk ke daerah tersebut. Dengan model baru ini, Kotabaru diproyeksikan mampu menarik retribusi lebih dari Rp 10 miliar, angka yang disebut sebagai rekor baru bagi Disnakertrans.

“Ini potensi besar. Tinggal bagaimana kita menggali dan meneguhkan komitmen itu,” tambahnya.

Dorong Pelatihan Berbasis Industri

Tak hanya menggenjot PAD, Disnakertrans juga mendorong peningkatan kualitas SDM lokal. Saperiani menginisiasi kolaborasi pelatihan bersama perusahaan, memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) daerah.

“Saya mengajak perusahaan untuk sama-sama melakukan pelatihan bagi masyarakat di ring satu mereka. Kami punya instruktur, kami punya fasilitas — dananya dari perusahaan,” ujarnya.

Pelatihan diarahkan pada keterampilan praktis seperti menjahit dan menganyam, yang bisa menjadi bagian dari rantai kebutuhan operasional industri setempat. Strategi ini diharapkan mempercepat penguatan ekonomi desa dan membuka peluang kerja baru.

Menurut Saperiani, tantangan terbesar justru bukan dari luar, melainkan kemampuan internal untuk mengelola potensi SDM yang ada.

“Tantangannya ada di diri kita sendiri: sanggup atau tidak mengelola SDM yang ada. Pemimpin harus memahami tim dan mengarahkan mereka secara maksimal,” tegasnya.

Baca Juga  Jum'at Bersih, Inisiasi Camat Pulau Laut Utara Didukung Kapolsek dan Kades

Dorong Anak Muda Menembus Pasar Kerja Global

Di akhir wawancara, Saperiani menyampaikan pesan kepada generasi muda Kotabaru agar berani keluar dari zona nyaman dan tidak terpaku pada pekerjaan lokal atau pekerjaan di instansi pemerintah.

“Kembangkan pemikiran… Kita sanggup bekerja ke luar negeri. Jangan berpikir hanya soal dalam negeri,” serunya.

Ia menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan dan bahasa asing bagi anak muda yang ingin bersaing di pasar tenaga kerja global.

Dengan capaian anggaran yang kuat, strategi penguatan PAD, dan dorongan peningkatan SDM, Disnakertrans Kotabaru menutup 2025 dengan optimisme tinggi untuk memasuki tahun anggaran berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *