Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Bupati Kotabaru Ajukan Embung Seratak ke Kemendagri untuk Atasi Kekeringan

×

Bupati Kotabaru Ajukan Embung Seratak ke Kemendagri untuk Atasi Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kotabaru dan Direktur Kemendagri berdiskusi soal Embung Seratak.

Kotabaru — Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos melakukan audiensi dengan Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI, Iwan Kurniawan, ST. MM. Pertemuan berlangsung di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam audiensi tersebut, Bupati menyampaikan minat Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk mengikuti program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID). Ia juga mengusulkan pembangunan Embung Seratak dan Jaringan Irigasi Teknis.

“Berharap, usulan tersebut bisa disetujui dan dilaksanakan secepat mungkin sehingga kebutuhan air bersih di Kabupaten Kotabaru bisa terpenuhi dengan baik,” ucap Bupati Muhammad Rusli.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang mendapat mandat dari pemerintah pusat terkait program ketahanan pangan. Namun program tersebut terkendala kondisi air.

“Embung Seratak ini salah satu program prioritas yang harus kami laksanakan, karena Kotabaru ketika musim kemarau sangat kekurangan air, dan untuk mengatasinya, Embung Seratak lah solusinya. Kapasitas yang disediakan cukup besar, dan hasil kajian akan mencukupi wilayah Pulau Laut, termasuk untuk pertanian,” paparnya.

Ia berharap dengan adanya embung tersebut, panen padi yang setiap tahun sekali bisa menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun.

“Kami berharap program WEFSRID, Kabupaten Kotabaru menjadi salah satu yang ikut berpartisipasi untuk disetujui dan didukung Kementerian Dalam Negeri,” harapnya.

Wakil Bupati menjelaskan, Embung Seratak akan menjadi sumber air bersih untuk keperluan di Kabupaten Kotabaru dengan diintegrasikan bersama beberapa embung yang sudah ada.

“Kondisi Kabupaten Kotabaru apabila kemarau satu hingga dua bulan, masyarakatnya harus membeli air yang diantar ke rumah-rumah. Oleh karena itu, ketika Embung Seratak ini selesai akan kami integrasikan dengan beberapa embung yang sudah ada, untuk disuplai ke dalam kota,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Kotabaru Tinjau Pembangunan Yonif TP 884/Saijaan di Pulau Laut Tengah

Ia menyampaikan bahwa Kotabaru memiliki lahan yang cukup, hanya sistem perairannya yang kurang mendukung.

Wakil Bupati juga memaparkan, melalui program WEFSRID untuk persediaan bahan bagi program pemerintah pusat, terutama seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan SPPG yang ada di Kabupaten Kotabaru.

Direktur Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa WEFSRID adalah program yang berfokus pada penguatan ketahanan air, energi, dan pangan secara terintegrasi.

Pihaknya akan menindaklanjuti permintaan Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui zoom untuk berdiskusi, melengkapi pemenuhan kriteria yang harus dipenuhi, serta melakukan kunjungan lapangan.

Turut mendampingi Bupati Kotabaru: Wakil Bupati, Ketua DPRD, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua II DPRD, Kepala Dinas PUPR, Plt Kepala Bapperida, Kepala Badan Kesbangpol, Perkimtan, Bapenda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Direktur PDAM Kotabaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *