Bacakabar.id, Martapura – Aliansi LSM dan Ormas Se-Kalimantan Selatan menggelar aksi damai memantau perkembangan pembentukan Pansus di Kantor DPRD Kabupaten Banjar, Rabu (5/4/2023).
Mereka mengelar aksi damai dan dukungan kepada anggota dewan DPRD Banjar agar pembentukan pansus berjalan lancar sesuai dengan agenda pada (5/4) yang beberapa waktu lalu sempat tertunda karena Kourum (tidak memenuhi syarat rapat) dengan hanya di hadiri 18 anggota.
Rapat Paripurna yang di gelar di DPRD Banjar ini sebagai bentuk demi penyelamatan aset-aset negara, rapat pun berjalan lancar dengan kehadiran 30 Fraksi anggota dewan, tentu ini menjadi kegembiraan aktivis Aliansyah, ketua KPK-APP sesusai keinginan semua Aliansi lsm dan Ormas di Kalsel.
“Alhamdulilah hari ini kita semua sangat berterimakasih kepada anggota dewan yang berhadir di rapat paripurna ini, karena mereka memperjuangkan hak warga Kab.Banjar dengan sudah terbentuknya Pansus ini semoga dapat mengungkap kebenaran,”ungkapnya.
Aliansyah juga menambahkan dalam kasus PP. Baramarta, pihaknya terus mensupport fraksi di dewan bekerja untuk mengungkap kebenaran. Berharap anggota dewan bisa melihat dan menilai kinerja dari PT.Baramarta (Perseroda). Konteks dari pansus Baramarta ini yaitu kinerja baik itu dari personilnya hingga PAD yang diberikan untuk daerah.
Aliansyah, berharap pendapatan asli daerah bisa meningkat dengan adanya kontrol pansus ini dan perbaikan lingkungan alam bisa di kendalikan agar tidak terjadi Banjir akibat kerusakan alam akibat pertambangan.
“Kita berharap jangan sampai Baramarta memberikan contoh pengelola yang tidak baik, kita akan terus mengawal sampai mana perkembangan dari pansus ini” jelasnya.
Dilain kesempatan Ketua DPRD Banjar, Rofiqi menyampaikan, pada rapat paripurna ini telah menghasilkan dua pansus yang dibentuk pansus yaitu Baramarta dan Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar.
“Nanti pansus berjalan secara natural, kita lihat dan awasi sampai mana perkembanganya kita akan kontrol penuh, apakah ada temuan, kita bakal tuangkan direkomendasi pansus”terangnya.
Ditanya dengan keberadaan kasus PT.Baramarta ia berharap semoga untuk kedepanya (Perseroda) lebih baik dengan adanya kontrol dari pansus yang sudah terbentuk dan PAD kab.Banjar meningkat. (@dwan)












