BANJAR — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga dan lingkungan madrasah yang terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Selasa (13/1/2026).
Bantuan disalurkan ke sejumlah madrasah di wilayah Kecamatan Sungai Tabuk dan sekitar Jembatan Lok Buntar, yakni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11, serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Aman.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalsel, Hj Lita Ariani Tambrin, menyerahkan langsung bantuan berupa 140 paket sembako. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti mi instan, gula, teh kemasan, sarden, minyak goreng, dan susu kaleng.
Selain sembako, DWP Kemenag Kalsel juga menyalurkan bantuan tunai hasil donasi sebesar Rp15.500.000. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 125 siswa dari tiga madrasah dengan nilai Rp100.000 per siswa, serta 15 guru tenaga kependidikan honorer yang masing-masing menerima Rp200.000.
Menurut Hj Lita Ariani, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kementerian Agama terhadap masyarakat dan warga madrasah yang terdampak bencana banjir.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, mengapresiasi inisiatif dan respons cepat DWP dalam membantu korban banjir.
Ia menilai kehadiran jajaran Kementerian Agama dalam aksi kemanusiaan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial, selain tugas pelayanan di bidang keagamaan dan pendidikan.
Secara keseluruhan, dana bantuan yang disalurkan di Kabupaten Banjar mencapai Rp15.851.000. Dana tersebut merupakan bagian dari hasil penggalangan donasi DWP Kanwil Kemenag Kalsel yang hingga kini masih berlangsung.
Penyaluran bantuan turut dihadiri unsur pimpinan Kanwil Kemenag Kalsel, jajaran Kemenag Kabupaten Banjar, serta pengurus DWP tingkat provinsi dan kabupaten. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan mendukung proses pemulihan pascabanjir di lingkungan madrasah.












