Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

BI Kalteng Dorong Digitalisasi Daerah, Indeks Transaksi Pemerintah Capai 86,8 Persen

×

BI Kalteng Dorong Digitalisasi Daerah, Indeks Transaksi Pemerintah Capai 86,8 Persen

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias menyampaikan sambutan pada peluncuran layanan digital E-Pahari dan kegiatan TP2DD di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyampaikan sambutan dalam kegiatan peluncuran layanan digital E-Pahari dan Kick Off Mini Championship TP2DD di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (9/3/2026).

PALANGKA RAYA – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yuliansah Andrias, mengatakan tingkat digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Kalimantan Tengah telah mencapai 86,8 persen berdasarkan evaluasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI semester II 2025.

“Statusnya sudah masuk kategori digital, yang merupakan tingkat tertinggi,” ujar Yuliansah saat kegiatan launching layanan digital dan Kick Off Mini Championship TP2DD Kalteng di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, hampir seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah telah mencapai indeks digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Meski demikian, pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat dinilai masih perlu ditingkatkan. Saat ini penerimaan daerah di Kalteng masih didominasi transaksi konvensional melalui teller bank maupun agen.

Karena itu, edukasi dan komunikasi kepada masyarakat perlu diperkuat agar penggunaan layanan digital semakin luas.
Selain itu, implementasi kartu kredit pemerintah daerah juga dinilai masih perlu dioptimalkan.

“Artinya pekerjaan rumah kita masih cukup banyak dan ini menjadi tanggung jawab bersama,” kata Yuliansah.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi inovasi layanan digital E-Pahari, hasil kolaborasi Samsat Polda Kalteng, Badan Pendapatan Daerah Provinsi, Jasa Raharja, serta Bank Kalteng.

Melalui layanan tersebut, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran perpanjangan pajak kendaraan bermotor secara mandiri melalui kios atau kantor cabang Bank Kalteng tanpa harus mengantre di Samsat.

Namun BI juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi digital dan memastikan keamanan layanan yang digunakan.

“Jika ragu terhadap suatu layanan digital, sebaiknya dihentikan terlebih dahulu dan cari informasi yang jelas sebelum melakukan transaksi,” ujarnya.

Baca Juga  Tanah Bumbu Dorong Digitalisasi Daerah di HLM TP2DD Kalimantan Selatan 2026

Untuk mempercepat digitalisasi daerah, TP2DD Kalimantan Tengah telah menyusun peta jalan pengembangan digitalisasi yang terdiri dari tiga fase serta melakukan benchmarking dengan daerah yang telah berhasil menerapkan digitalisasi transaksi pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo juga meluncurkan secara resmi layanan digital E-Pahari.

Selain itu, kegiatan Mini Championship TP2DD Kalteng diharapkan dapat mendorong kompetisi sehat antar daerah dalam meningkatkan digitalisasi transaksi pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *