Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
HukumKeamanan

Polda DIY Kerahkan 1.968 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru 2026

×

Polda DIY Kerahkan 1.968 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
Kapolda DIY menyematkan pita Operasi Lilin Progo 2025 kepada personel Polda DIY saat apel gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Kapolda DIY menyematkan pita Operasi Lilin Progo 2025 kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya pengamanan Natal dan Tahun Baru di Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mengerahkan 1.968 personel dalam Operasi Lilin Progo 2025 untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono mengatakan, operasi tersebut bertujuan memastikan rasa aman dan keselamatan masyarakat sebelum, saat, dan setelah perayaan Natal serta pergantian tahun.

“Operasi ini fokus pada perlindungan masyarakat dari berbagai potensi gangguan keamanan, baik saat beribadah, bepergian, mudik, maupun berwisata di wilayah Yogyakarta,” ujar Anggoro, Jumat (19/12/2025).

Selain personel Polri, Polda DIY juga mendapat dukungan 1.265 personel dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Dengan demikian, total lebih dari 3.000 personel gabungan disiagakan selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Pengamanan ini bersifat terpadu. Seluruh unsur kami libatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata Anggoro.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Polda DIY mendirikan 21 pos pengamanan yang terdiri atas 19 Pos Pengamanan (Pospam), satu Pos Pelayanan (Posyan), dan satu Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di titik rawan kemacetan, pusat keramaian, tempat ibadah, serta kawasan wisata.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi menjelaskan, pengamanan lalu lintas menjadi perhatian utama mengingat Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata favorit selama libur akhir tahun.

“Kami memetakan sejumlah titik rawan kepadatan, terutama di jalur masuk dan keluar tol, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta tempat ibadah. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional,” ujarnya.

Polda DIY juga menyiapkan delapan Pos Polisi Air dan Udara (Polairud) di sepanjang pesisir pantai untuk mengantisipasi kecelakaan laut dan menjaga keselamatan wisatawan.

Baca Juga  Polres Tabalong Peringati Hari Ibu ke-97, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada lalu lintas, tetapi juga pada potensi gangguan keamanan lainnya.

“Kami mewaspadai kejahatan konvensional, pungutan liar di objek wisata, serta potensi penyebaran hoaks dan isu provokatif di ruang digital selama masa libur Nataru,” ujarnya.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Polda DIY juga berkoordinasi dengan instansi terkait dan relawan untuk mengantisipasi risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga aktivitas Gunung Merapi.

“Kunci utama pengamanan Nataru adalah komunikasi dan kolaborasi lintas sektor,” kata Ihsan.

Di akhir keterangannya, Polda DIY mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tertib berlalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menjaga toleransi selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *