Jakarta

13.833 Anak di Jakarta Utara Tak Sekolah, Pemkot Jadikan HAN Momentum Perkuat Perlindungan Anak

×

13.833 Anak di Jakarta Utara Tak Sekolah, Pemkot Jadikan HAN Momentum Perkuat Perlindungan Anak

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 – Pemerintah Kota Jakarta Utara bersama Biro SSDM Polri dan RSUD Koja menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bertema "Bersama Generasi Hebat Menuju Jakarta Kota Global" di Masjid Maulana Yusuf, Danau Sunter, Tanjung Priok, Kamis (30/7/2026). (Foto Istimewa)

JAKARTA – Sebanyak 13.833 anak usia sekolah di Jakarta Utara tercatat tidak bersekolah, sementara 33 kasus perkawinan anak masih terjadi sepanjang 2025. Data tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kamis (30/7/2026).

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak anak, mulai dari akses pendidikan hingga perlindungan dari perkawinan usia dini, masih menjadi pekerjaan bersama.

“Data ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjamin hak anak dalam tumbuh kembang, memperoleh pendidikan, serta menyampaikan pendapat demi kepentingan terbaik mereka,” ujarnya.

Peringatan HAN yang digelar di Masjid Maulana Yusuf, Danau Sunter, Tanjung Priok, diikuti sekitar 100 anak. Kegiatan merupakan kolaborasi Pemkot Jakarta Utara, Biro SSDM Polri, dan RSUD Koja dengan mengusung tema Bersama Generasi Hebat Menuju Jakarta Kota Global.

Menurut Hendra, anak merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, seluruh pihak perlu memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan memperoleh hak-haknya tanpa diskriminasi.

Selain kegiatan edukasi, peserta juga mendapat materi mengenai kesehatan, pencegahan HIV, praktik mencuci tangan, serta perlindungan diri dari tindak kekerasan terhadap anak.

Kasubbag PSI Yanmas Bagian Psikologi Kepolisian Biro SSDM Polri Astiadi Prahastoko mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberi ruang bagi anak untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperoleh pengetahuan baru.

Direktur RSUD Koja Alifianti Lestari berharap kolaborasi lintas sektor dalam perlindungan anak terus diperkuat agar kesejahteraan dan hak anak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga dan Airbus Kolaborasi Kembangkan SAF dari Minyak Jelantah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *