Kuala Kapuas – Menyikapi polemik pembangunan di sekitar lokasi lapangan Bukit Ngalangkang, sejumlah organisasi masyarakat atau Ormas di Kabupaten Kapuas menyatakan sikap, Jumat (3/10/2025).
Ormas tersebut diantaranya Forum Pemuda Dayak (Fordayak), Gerakan Dayak Bersatu (Gerdayak), Perkumpulan Pemuda Dayak (Perpedayak), Lembaga Swadaya Rakyat Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LSR-LPMT) Kalteng Kabupaten Kapuas, Laskar Pemuda Kalimantan Kabupaten Kapuas. Turut hadir perwakilan Batamad Kapuas.
Dalam pernyataan sikapnya, persatuan ormas berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah, menolak segala bentuk aksi-aksi anarkisme yang menghambat atau menghalangi kegiatan pembangunan di wilayah kabupaten kapuas.
“Kami berkomitmen mendukung kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten kapuas,” kata ketua Perpedayak, Timotius Mahar, saat membacakan pernyataan sikap di kawasan Bukit Ngalangkang.
Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk melestarikan dan menjaga serta mengedepankan nilai-nilai religius, budaya dan kearifan lokal dan kehidupan bermasyarakat di wilayah kabupaten kapuas.
Kemudian, persatuan ormas juga menghimbau kepada masyarakat kabupaten kapuas untuk tidak mudah terprovokasi dengan informasi atau berita-berita yang tidak benar, serta bersama-sama menjaga kondisi dan situasi yang kondusif.
Sebelumnya, sempat terjadi polemik tentang pembangunan toko di kawasan Bukit Ngalangkang. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak ada masalah yang terjadi seperti yang disampaikan sejumlah masyarakat.
“Kami sudah melihat kondisi pembangunan di kawasan ini dan kami sepakat tidak ada masalah,” tegasnya.












