Bacakabar.id BATULICIN – Mariduk Siahaan (51) seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, secara resmi memeluk agama Islam dengan mengucap kalimat syahadat dibimbing oleh perwakilan KanKemenag Kabupaten Tanah Bumbu.
Pelafadzan dua kalimat syahadat disaksikan Kepala Lapas (Kalapas) Batulicin, Bambang Hari Widodo melalui Kepala Subseksi (Kasubsi) Pembinaan, Tarsah yang didampingi satu staf pembinaan sesudah sholat tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah Lapas Batulicin Selasa, (11/4/2023).
“Alhamdulillah di bulan yang suci ini, salah satu WBP Lapas Batulicin memutuskan untuk mualaf. Lapas Batulicin akan terus memberikan bimbingan terhadap warga binaan mualaf tersebut dalam mendalami Islam mulai dari tata cara wudhu, salat, berpuasa dan kewajiban-kewajiban lainnya,” Ucap Tarsah.
Ia juga mengatakan mengetahui adanya WBP Lapas Batulicin yang ingin memeluk agama Islam, petugas pembinaan melaporkan hal tersebut kepada Kepala Subseksi (Kasubsi) Pembinaan, Tarsah untuk diteruskan kepada bapak Kepala Lapas (Kalapas) Batulicin, Bambang Hari Widodo.
Kemudian, Kasubsi Pembinaan Lapas Batulicin melakukan koordinasi bersama Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) Kabupaten Tanah Bumbu untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Keputusan itu, Ia ambil atas niat dan keinginan pribadi dirinya sendiri untuk menjadi seorang mualaf sehingga kini ia mengubah namanya menjadi Muhammad Ali Siahaan.
Sebelum dilaksanakannya proses pengucapan dua kalimat syahadat Ali, terlebih dulu dia menjalani operasi khitan di klinik Lapas Batulicin sebagai mana syarat sah untuk memeluk agama Islam.
Ali mengakui keinginan untuk masuk Islam adalah kemauannya sendiri
“Kemauan saya sendiri, semoga saya mendapatkan ketenangan hati dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah memeluk agama Islam,” ucap Ali. (Rel)












