BANJARMASIN — Polda Kalimantan Selatan melalui Biro Perencanaan (Rena) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, beban kerja personel, hingga rencana belanja modal di sejumlah satuan wilayah.
Evaluasi yang berlangsung pada 6–9 April 2026 ini mencakup Analisis dan Evaluasi (Anev) Sistem Informasi Kinerja Kepolisian (SIK3) 2025, Analisis Beban Kerja (ABK) Triwulan I 2026, serta studi kelayakan anggaran 2027.
Kegiatan dipimpin Kepala Bagian Strategi dan Manajemen, AKBP Ipur Handayani, dengan menyasar Polresta Banjarmasin, Polres Banjarbaru, Polres Banjar, hingga Satuan Brimob.
Selain memeriksa akurasi data kinerja di tingkat Polres dan Polsek, tim juga meninjau langsung rencana pembangunan fasilitas, termasuk rumah dinas Polri di sejumlah titik.
Evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap satuan memiliki kapasitas, sumber daya, dan beban kerja yang seimbang.
“Tujuannya agar pelaksanaan tugas lebih efektif dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Ipur Handayani.
Ia menegaskan, penataan beban kerja penting untuk menjaga kinerja personel tetap optimal sekaligus mencegah ketimpangan tugas di lapangan.
Di sisi lain, studi kelayakan belanja modal dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar dibutuhkan, tepat sasaran, dan efisien secara anggaran.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur kepolisian, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Evaluasi serupa akan dilanjutkan secara bertahap ke seluruh satuan wilayah di jajaran Polda Kalimantan Selatan.












