Jakarta – Hari Buruh tidak selalu identik dengan waktu istirahat bagi semua pekerja. Di saat sebagian masyarakat menikmati libur, distribusi energi tetap berjalan tanpa henti.
Di berbagai wilayah, mobil tangki terus beroperasi, melintasi jalan yang sama dengan masyarakat setiap hari. Mereka memastikan pasokan energi tetap tersedia untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, hingga layanan publik.
Di balik aktivitas tersebut, lebih dari 1.900 Awak Mobil Tangki (AMT) PT Patra Logistik menjalankan tugasnya setiap hari. Bagi mereka, pekerjaan bukan sekadar mengantarkan energi, tetapi juga menjaga keselamatan di jalan yang digunakan bersama.
Hariyanto, salah satu AMT di Fuel Terminal Boyolali, telah menjalani rutinitas itu selama 13 tahun. Ia terbiasa bekerja di tengah tuntutan distribusi yang tidak selalu dapat diprediksi.
“Dalam kondisi tertentu, ketika kebutuhan meningkat, kami harus memastikan distribusi tetap berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Menurutnya, kewaspadaan menjadi hal utama dalam setiap perjalanan, mengingat risiko di jalan selalu melibatkan pengguna lain.
Cerita serupa datang dari Zulfira Indah Astuti, operator Patra Logistik di Sorong. Ia menekankan pentingnya ketelitian dan kedisiplinan dalam setiap proses kerja.
“Setiap langkah yang kami lakukan berpengaruh pada ketersediaan energi dan keselamatan,” katanya.
Peran para pekerja ini menjadi bagian penting dalam operasional Patra Logistik yang didukung lebih dari 1.500 armada mobil tangki di seluruh Indonesia. Distribusi energi dilakukan setiap hari dengan tuntutan ketepatan waktu dan konsistensi.
Direktur Utama PT Patra Logistik, Yock Orlando, mengatakan keberhasilan menjaga distribusi energi tidak hanya bergantung pada sistem dan armada, tetapi juga pada kolaborasi antara perusahaan dan pekerja di lapangan.
“Hubungan kerja yang saling mendukung menjadi kunci agar operasional berjalan andal,” ujarnya.
Ia menilai momentum Hari Buruh menjadi refleksi penting tentang peran hubungan industrial yang sehat dalam menjaga keberlangsungan distribusi energi nasional.
Bagi para pekerja di lapangan, Hari Buruh bukan sekadar peringatan. Di tengah aktivitas yang terus berjalan, mereka memastikan satu hal yang sama—energi tetap sampai dan kehidupan masyarakat tetap berlangsung dengan aman.












