Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru meresmikan gedung baru RSUD Sengayam pada Jumat (6/2/2026). Fasilitas ini diproyeksikan menambah kapasitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat peran rumah sakit daerah dalam melayani masyarakat di wilayah selatan Kotabaru.
Peresmian dipimpin Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, didampingi Wakil Bupati Syairi Mukhlis. Dalam agenda tersebut, pemerintah daerah menekankan bahwa kehadiran gedung baru harus berdampak langsung pada mutu pelayanan, bukan sekadar penambahan bangunan.
Pemerintah meminta manajemen rumah sakit memastikan standar layanan berjalan konsisten, mencakup kecepatan penanganan, profesionalisme tenaga medis, serta pendekatan yang ramah terhadap pasien. Dengan fasilitas baru, akses layanan kesehatan diharapkan menjadi lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak, menjelaskan pembangunan gedung tahap II RSUD Sengayam dimulai pada 5 Mei 2025 dan rampung pada 30 Desember 2025. Proyek tersebut didanai melalui APBD 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp39,49 miliar dan dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.
Tahap II pembangunan mencakup empat gedung utama, yaitu rawat inap kelas I, rawat inap kelas II, gedung manajemen, serta Instalasi Bedah Sentral (IBS). Seluruh fasilitas dirancang untuk meningkatkan kapasitas perawatan, mendukung layanan bedah, serta memperkuat aspek keselamatan pasien.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD Sengayam saat ini memiliki 160 personel kesehatan. Tenaga medis berjumlah 14 orang, terdiri atas dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis di bidang penyakit dalam, anak, obstetri dan ginekologi, anestesi, bedah, serta patologi klinik. Sementara tenaga kesehatan lainnya meliputi perawat, petugas farmasi, laboratorium, radiologi, gizi, dan tenaga penunjang.
Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020, RSUD Sengayam dinilai telah memenuhi persyaratan dasar untuk peningkatan klasifikasi dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C. Penambahan fasilitas dan kesiapan SDM menjadi faktor pendukung utama dalam proses tersebut.
Peresmian gedung baru ini turut dihadiri Ketua DPRD Kotabaru, jajaran pejabat pemerintah daerah, unsur Forkopimcam, serta perwakilan masyarakat setempat












