Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

ReJO Dampingi Pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo

×

ReJO Dampingi Pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi di Solo

Sebarkan artikel ini
Sekjen ReJO Muhammad Rahmad menyampaikan keterangan pers di Solo terkait pertemuan Eggi Sudjana dan Jokowi
Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJO) Muhammad Rahmad saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pertemuan Eggi Sudjana dan Joko Widodo di Solo.

SOLO, Jawa Tengah — Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana bersama Koordinator Advokat TPUA Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman mantan Presiden RI Joko Widodo di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) sore. Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup di rumah pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari.

Pertemuan itu turut didampingi Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Prabowo-Gibran, HM Darmizal, serta Sekretaris Jenderal ReJO Muhammad Rahmad. Kepada wartawan, Rahmad membenarkan kehadirannya bersama Darmizal dalam kunjungan tersebut.

“Benar, pada Kamis kemarin saya bersama Pak Darmizal mendampingi Pak Eggi Sudjana dan Pak Damai Hari Lubis berkunjung ke kediaman Bapak Jokowi. Kami diterima dengan baik,” kata Rahmad, Jumat (9/1/2026).

Rahmad menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi. Ia menyebut tidak ada dokumentasi berupa foto maupun video karena pertemuan dilakukan secara terbatas dan tertutup.

“Tidak ada pengambilan foto atau video. Pertemuan berlangsung singkat dan bersifat privat,” ujarnya.

Menurut Rahmad, sebelum pertemuan di Solo, ia dan Darmizal sempat mengunjungi kediaman Eggi Sudjana pada 16 Desember 2025. Dalam kesempatan itu, Eggi menitipkan sebuah buku untuk disampaikan kepada Jokowi.

“Buku tersebut kemudian kami sampaikan kepada Bapak Jokowi sebagai bentuk silaturahmi,” kata Rahmad.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Eggi Sudjana. Doa tersebut ditujukan bagi kesehatan dan keselamatan Jokowi beserta keluarga.

Rahmad menilai pertemuan tersebut mencerminkan pentingnya komunikasi langsung antartokoh publik di tengah dinamika sosial, politik, dan hukum yang berkembang. Menurutnya, dialog dan silaturahmi dapat menjadi ruang untuk menjaga persatuan dan meredam ketegangan di ruang publik.

“Pertemuan ini kami harapkan membawa dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Rahmad.

Baca Juga  KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 6 Minta Maaf dan Atur Perjalanan Memutar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *