Palangka Raya — Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan Puskesmas Kayon akan direlokasi ke lokasi yang lebih luas. Langkah ini diambil karena lahan puskesmas saat ini dinilai tidak lagi memadai untuk pengembangan fasilitas layanan kesehatan.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, lokasi baru direncanakan berada di Kelurahan Bukit Tunggal.
“Lahan yang sekarang terlalu sempit, sehingga sulit dikembangkan. Kita pindahkan ke tempat yang lebih luas agar fasilitas bisa ditambah,” ujar Fairid usai menghadiri buka puasa bersama di Balai Berkah Kodam XXII/Tambun Bungai, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, proses pembangunan masih dalam tahap tender. Jika tidak ada hambatan, pembangunan di lokasi baru akan segera dimulai.
Tak hanya relokasi, Puskesmas Kayon juga disiapkan beroperasi selama 24 jam lengkap dengan layanan rawat inap. Dengan skema tersebut, warga yang membutuhkan penanganan medis cepat tidak harus langsung menuju rumah sakit.
“Penanganan awal bisa dilakukan di puskesmas. Jika memang perlu dirujuk, baru ke rumah sakit,” katanya.
Selain Puskesmas Kayon, dua puskesmas lain yakni Pahandut dan Menteng juga direncanakan beroperasi 24 jam.
Fairid menambahkan, Pemko Palangka Raya juga mulai membahas pengembangan RSUD Kota Palangka Raya. Namun, realisasi peningkatan fasilitas rumah sakit akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Kalau anggaran memungkinkan, tentu kita tingkatkan fasilitasnya agar pelayanan lebih maksimal,” ujarnya.
Pemko berharap relokasi dan peningkatan layanan tersebut dapat mempercepat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat












