Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

Produk UMKM Difabel Sukabumi Tembus Pasar Internasional

×

Produk UMKM Difabel Sukabumi Tembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini
Owner PT Gemilang Agro Inovasi, Ade Soelistyowati, bersama jajaran Pertamina dan pejabat pemerintah melepas ekspor perdana Cassava Crackers “Yammy Babeh” ke Brunei Darussalam di Gedung Juang 45 Sukabumi.
Owner PT Gemilang Agro Inovasi, Ade Soelistyowati, bersama jajaran Pertamina dan pejabat pemerintah melepas ekspor perdana Cassava Crackers “Yammy Babeh” ke Brunei Darussalam di Gedung Juang 45 Sukabumi.

Sukabumi — Capaian membanggakan kembali diraih pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero). PT Gemilang Agro Inovasi, UMKM asal Kabupaten Sukabumi yang didirikan oleh Ade Soelistyowati, resmi melakukan ekspor perdana produk Cassava Crackers “Yammy Babeh” ke Brunei Darussalam, Kamis (9/10/2025).

Ade, penyandang disabilitas tuna rungu, berhasil menandai langkah awal kerja sama dengan SP Setia SDN BHD sebagai mitra buyer luar negeri. Nilai transaksi perdana mencapai USD 18.000 atau setara Rp288 juta untuk 1 kontainer berukuran 20 ft, yang rencananya akan diikuti dengan pengiriman berkelanjutan.

Acara pelepasan ekspor digelar di Gedung Juang 45 Sukabumi, Jalan Veteran II, Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Bupati Sukabumi Ayep Zaki, serta Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina Rudi Ariffianto. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan BUMN dalam mendukung kemajuan UMKM nasional.

PT Gemilang Agro Inovasi merupakan peserta Pertamina UMK Academy 2025 kelas Go Online, dengan produk unggulan Cassava Crackers “Yammy Babeh”. Camilan sehat berbahan dasar singkong lokal ini diolah secara higienis dan dikemas modern untuk memenuhi standar pasar global. Selain itu, Ade juga berperan sebagai aggregator produk mangrove—meliputi kapsul, teh, dan bubuk mangrove—yang kini mulai dipasarkan ke Korea Selatan.

Usaha ini dijalankan Ade bersama sang suami yang tengah berjuang melawan sakit stroke. Dalam keterbatasan, keduanya tetap berkomitmen mengembangkan usaha sekaligus memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Saat ini, PT Gemilang Agro Inovasi memberdayakan 10 karyawan tetap dan 25 siswa magang dari SMA Hassina Kabupaten Sukabumi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja inklusif dan meningkatkan kapasitas generasi muda.

Baca Juga  Kepala Bulog Kotabaru Tegaskan Stok Aman, Distribusi Beras Fokus Wilayah Kepulauan

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan dukungan Pertamina dan berbagai pihak, kami siap membawa produk lokal naik kelas dan menembus pasar internasional,” ujar Ade Soelistyowati, Owner PT Gemilang Agro Inovasi.

Melalui Pertamina UMK Academy, Pertamina berkomitmen menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan global. Dukungan yang diberikan mencakup pendampingan bisnis, pelatihan digital, fasilitasi ekspor, hingga kurasi produk.

Produk Cassava Crackers “Yammy Babeh” karya pelaku UMKM difabel asal Sukabumi, Ade Soelistyowati, resmi menembus pasar internasional dengan ekspor perdana ke Brunei Darussalam.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan UMKM difabel yang mampu menembus pasar ekspor. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem usaha mikro agar naik kelas.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Atas arahan Presiden Prabowo, pemerintah akan memprioritaskan pelaku usaha disabilitas untuk mendapat pembinaan, pelatihan, dan penguatan agar lebih berdaya saing di tingkat global,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa ekspor perdana produk “Yammy Babeh” ini sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional yang digagas pemerintahan Prabowo–Gibran melalui Asta Cita Point 3, yakni peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta penguatan industri kreatif dan infrastruktur.

“Pertamina percaya setiap individu memiliki potensi besar untuk berkontribusi bagi ekonomi bangsa, tanpa terkecuali. Keberhasilan UMKM binaan seperti PT Gemilang Agro Inovasi menunjukkan bahwa semangat inklusivitas, inovasi, dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan,” ujar Fadjar.

Ia menambahkan, sejak awal 2025 hingga kini, Pertamina telah mengantarkan 8 UMKM binaan untuk melakukan ekspor berkelanjutan ke berbagai negara, meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Setelah sukses menembus pasar Brunei Darussalam, PT Gemilang Agro Inovasi bersama Pertamina akan tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar pada 15–19 Oktober di ICE BSD, Tangerang. Partisipasi ini menjadi langkah strategis memperluas jejaring bisnis, memperkuat branding, dan menarik buyer internasional.

Baca Juga  Hasil Uji Lab Kualitas Pertamax Penuhi Spesifikasi Dirjen Migas

Melalui dukungan Pertamina, perusahaan terus mengusung prinsip kualitas, keberlanjutan, dan nilai tambah produk lokal, menghadirkan pangan fungsional yang lezat, bergizi, dan ramah lingkungan demi kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi nasional.

Sebagai BUMN energi nasional, Pertamina berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, inovasi sosial, dan program berbasis ESG (Environment, Social, and Governance). Lewat inisiatif seperti Pertamina UMK Academy, Pertamina mendukung tumbuhnya wirausaha tangguh dan inklusif di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *