Scroll untuk baca artikel
HukumKriminal

Polres Kotabaru Perketat Pengawasan, Waspadai Lonjakan Penipuan Daring

×

Polres Kotabaru Perketat Pengawasan, Waspadai Lonjakan Penipuan Daring

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa menyampaikan keterangan pers tentang peningkatan pengawasan dan penanganan penipuan online.
Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa memberikan keterangan terkait upaya pencegahan penipuan daring dan penguatan keamanan masyarakat.

Kotabaru — Meningkatnya kasus penipuan daring dan potensi tindak kriminal lainnya mendorong Polres Kotabaru memperketat pengawasan keamanan dengan mengedepankan sinergi bersama masyarakat. Kepolisian menilai kolaborasi aktif menjadi kunci membangun sistem keamanan yang responsif dan berkelanjutan.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, mewakili Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, mengatakan kehati-hatian masyarakat dalam aktivitas digital perlu terus ditingkatkan. Pasalnya, media sosial kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan sebagai sarana menjalankan modus penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran yang tidak masuk akal di media sosial. Ketelitian sebelum bertransaksi menjadi langkah utama untuk mencegah kerugian,” ujar AKP Shoqif, Senin (19/1/2026).

Untuk menjaga keamanan lingkungan, Polres Kotabaru mengoptimalkan program Pemolisian Masyarakat (Polmas), Pam Swakarsa, dan peran Polisi Khusus. Kepolisian juga mendorong pengaktifan kembali pos kamling serta ronda malam sebagai upaya deteksi dini di tingkat lingkungan.

Menurut Shoqif, keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting guna menekan potensi tindak kejahatan. Selain itu, koordinasi dengan unsur penegak hukum lain, termasuk kejaksaan dan pengadilan, serta peran tokoh masyarakat dan lembaga bantuan hukum akan terus diperkuat.

“Kami juga meningkatkan patroli rutin, terutama pada jam-jam rawan antara tengah malam hingga dini hari, dengan melibatkan fungsi Sabhara dan unit terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan melalui Bhabinkamtibmas dan unit Binmas agar kesadaran terhadap potensi kejahatan semakin meningkat.

Polres Kotabaru juga menyoroti maraknya penipuan daring yang menyasar anak-anak dan remaja melalui gim online seperti Free Fire, PUBG, Mobile Legends, dan Roblox. Modus yang digunakan umumnya berupa penawaran item gim dengan harga murah, namun barang tidak dikirim setelah pembayaran dilakukan.

Baca Juga  Desa Indrasari Ditetapkan Sebagai Desa Bersinar, Wujud Komitmen Kalimantan Selatan Perangi Narkoba

“Kami mengimbau orang tua agar lebih aktif memantau aktivitas digital anak, termasuk interaksi dan konten yang diakses, guna mencegah penipuan dan paparan konten negatif,” kata Shoqif.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan diri dan lingkungan sekitar.

“Jadilah polisi bagi diri sendiri. Kenali potensi kejahatan di sekitar dan segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan. Dengan kolaborasi yang kuat, keamanan dan ketertiban dapat terwujud,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *