Yogyakarta

Polda DIY Musnahkan 6.182 Botol Miras Ilegal, Empat Lokasi Produksi Oplosan di Bantul Terungkap

×

Polda DIY Musnahkan 6.182 Botol Miras Ilegal, Empat Lokasi Produksi Oplosan di Bantul Terungkap

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memusnahkan 6.182 botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah DIY. Dalam operasi tersebut, polisi juga mengungkap empat lokasi industri rumahan yang memproduksi miras oplosan di Kabupaten Bantul.

Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Pol Arie Fadlani mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia minuman beralkohol ilegal pada 26 Oktober hingga 6 November 2026.

Penindakan dilakukan di 59 tempat atau lokasi. Dari hasil razia itu, petugas menemukan empat industri rumahan yang memproduksi minuman beralkohol ilegal dalam jumlah besar.

“Home industri tersebut diketahui memproduksi minuman beralkohol melalui pencampuran alkohol murni, air mineral, dan bahan perasa minuman,” kata Arie saat konferensi pers.

Keempat lokasi produksi miras oplosan itu berada di Kabupaten Bantul. Menurut Arie, alkohol yang digunakan untuk produksi diperoleh dari toko resmi dengan melampirkan surat pernyataan bahwa bahan tersebut akan digunakan sebagai campuran parfum.

Dari seluruh penindakan, polisi menyita 6.182 botol minuman beralkohol ilegal. Jumlah itu terdiri atas 2.164 botol miras pabrikan dan 4.018 botol miras oplosan dalam kemasan plastik.

Petugas juga menyita 57 galon air mineral serta 114 plastik berisi alkohol murni.

Selain barang bukti, sebanyak 59 orang diamankan dalam razia tersebut. Penanganan perkara dilanjutkan melalui mekanisme sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Polda DIY telah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri setempat terkait proses hukum serta pemusnahan barang bukti di Mapolda DIY.

Baca Juga  Polda DIY Gelar Minggu Kasih di Sejumlah Gereja Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *