Yogyakarta

2.524 Lulusan Pascasarjana UGM Ikuti Wisuda

×

2.524 Lulusan Pascasarjana UGM Ikuti Wisuda

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA — Sebanyak 2.524 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti prosesi wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung selama dua hari, 28-29 Oktober 2026.

Pada hari pertama, sebanyak 1.339 lulusan dari sembilan fakultas mengikuti prosesi wisuda. Sementara pada hari kedua, sebanyak 1.185 lulusan mengikuti prosesi serupa.

Rata-rata masa studi lulusan pada periode ini mencapai 2 tahun 2 bulan untuk program pascasarjana, 3 tahun 7 bulan untuk program spesialis, 2 tahun 2 bulan untuk program subspesialis, dan 4 tahun 9 bulan untuk program doktor.

Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. mengatakan kelulusan pascasarjana menjadi awal bagi para lulusan untuk mengembangkan pengetahuan dan menghasilkan kontribusi bagi masyarakat.

Menurut Ova, UGM terus mengembangkan kurikulum pascasarjana agar tetap relevan dengan perubahan ekosistem pendidikan nasional dan global, sekaligus memperkuat riset yang berorientasi pada pemanfaatan di masyarakat.

“Para lulusan diharapkan mampu berpikir kritis, menghasilkan inovasi, serta berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Saya yakin lulusan pascasarjana yang diwisuda pada hari ini memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai pelopor inovasi, memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memproduksi pengetahuan, berkontribusi bagi pembangunan serta menjadi subjek yang berdampak dalam memecahkan permasalahan masyarakat,” ujar Ova.

Pada Oktober 2026, UGM kembali mempertahankan predikat Five Star Plus dalam Healthy University Rating System yang diselenggarakan ASEAN University Network Health Promotion Network.

Dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027, UGM berada pada kelompok peringkat 801–1.000, meningkat dari kelompok 1.201–1.500 pada pemeringkatan sebelumnya.

Di bidang hilirisasi riset, UGM tercatat menempati peringkat pertama perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah komersialisasi paten tertinggi, yakni 35 paten.

UGM juga menyelenggarakan Global Innovation & Future Technology Summit (GIFTS) yang mempertemukan inovasi karya mahasiswa dan sivitas akademika dengan peluang pengembangan lebih lanjut.

Baca Juga  Kapolda DIY dan Irwasum Polri Tinjau Kesiapan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Sleman

“Selain itu, sebanyak 17 dosen UGM masuk dalam daftar World Top 2% Scientists 2026 yang disusun melalui kolaborasi Stanford University dan Elsevier. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya universitas mendorong pemanfaatan hasil penelitian sekaligus meningkatkan kontribusi ilmu pengetahuan bagi masyarakat. UGM berharap para lulusan dapat melanjutkan semangat inovasi dan integritas yang dikembangkan selama menempuh pendidikan di UGM,” pungkas Ova.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *