Palangka Raya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah mengukuhkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), sebagai langkah konsolidasi menghadapi agenda politik ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, perwakilan DPP PKB, pengurus cabang se-Kalimantan Tengah, serta badan otonom partai.
Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, mengatakan orientasi politik menjadi pedoman perjuangan partai selama lima tahun ke depan dengan fokus utama memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Kita ingin PKB menjadi pemenang pada Pemilu 2029. Kuncinya adalah konsolidasi dan kerja nyata, karena masyarakat tidak lagi membutuhkan janji, melainkan bukti kerja,” ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan baru harus solid dalam membangun konsolidasi dari tingkat cabang hingga wilayah. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan persoalan di setiap daerah, termasuk isu wilayah pertambangan rakyat (WPR) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius agar dapat diperjuangkan melalui kebijakan konkret.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Saiful Huda menegaskan seluruh kader harus segera bergerak setelah pengukuhan kepengurusan.
“Mesin partai harus langsung berjalan. Semua pengurus dan kader harus siap menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
Ia menambahkan target perolehan kursi DPR RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota akan dirumuskan lebih rinci dalam forum Muskerwil sebagai indikator penguatan posisi partai di Kalimantan Tengah.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen partai politik untuk mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan golongan.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk partai politik, demi kemajuan Kalimantan Tengah.
“Perbedaan pilihan politik itu biasa, tetapi setelahnya kita harus bersatu membangun daerah,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru dan semangat konsolidasi, PKB Kalteng optimistis mampu memperkuat posisi politik sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.












