Jakarta – Pertamina Patra Niaga kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam transformasi pemasaran digital nasional. Anak usaha Pertamina ini memborong lima penghargaan sekaligus dalam ajang Marketeers Digital Marketing Heroes (MDMH) 2025, yang diumumkan pada rangkaian MarkPlus Conference 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pertamina Patra Niaga mengembangkan strategi pemasaran berbasis data, inovasi digital, serta penguatan pengalaman pelanggan di berbagai kanal. Pengakuan ini sekaligus mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menyesuaikan layanan energi dengan perilaku konsumen yang kian digital.
Lima kategori yang berhasil diraih meliputi In App Marketing Campaign Heroes untuk program E-Voucher MyPertamina, Most Effective Use of Analytics/Data Driven Marketing Heroes melalui inisiatif Improvement of Channel Digitalization, serta Multichannel Community Marketing Heroes untuk produk Bright Gas. Selain itu, aplikasi MyPertamina dinobatkan sebagai Most Effective Digital Channel Heroes, sementara Pertamax Turbo meraih penghargaan Ambassador Content Marketing Heroes.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menilai capaian tersebut sebagai hasil dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperbaiki kualitas layanan digital dan membangun pengalaman pelanggan yang relevan.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan. Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih efektif, transparan, dan bernilai bagi masyarakat,” ujar Roberth.
Ajang MDMH 2025 sendiri diikuti lebih dari 100 entri dari berbagai sektor industri. Setiap peserta melalui proses kurasi ketat oleh Dewan Editor Marketeers bersama para pakar pemasaran dan digital. Dari proses tersebut, hanya 74 entri yang dinilai memenuhi standar keunggulan strategi, kreativitas, dan eksekusi.
Dengan raihan ini, Pertamina Patra Niaga mempertegas arah transformasinya sebagai perusahaan energi yang adaptif terhadap perubahan teknologi, sekaligus berupaya menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses dan sesuai kebutuhan pelanggan di era digital.












