Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
BisnisEkonomi

Pertamina Gelar Operasi Pasar 20 Ribu LPG 3 Kg di Aceh, Redam Panic Buying Pascabencana

×

Pertamina Gelar Operasi Pasar 20 Ribu LPG 3 Kg di Aceh, Redam Panic Buying Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Pertamina menggelar operasi pasar LPG 3 kg di Aceh Tamiang untuk mengamankan stok dan menstabilkan harga gas bersubsidi bagi masyarakat, Kamis 17 Desember 2025.
Petugas Pertamina melayani warga saat operasi pasar LPG 3 kilogram di Aceh Tamiang, Kamis (17/12/2025), sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga gas bersubsidi bagi masyarakat pascabencana.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Provinsi Aceh sebagai upaya menjaga ketersediaan energi dan menstabilkan harga pascabencana. Selama periode 6 hingga 18 Desember 2025, lebih dari 20 ribu tabung LPG subsidi disalurkan ke berbagai daerah, mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tamiang, hingga wilayah lain yang terdampak.

Operasi pasar dilakukan bersama pemerintah daerah setempat dengan menyasar titik-titik permukiman warga. Langkah ini diambil untuk memastikan LPG bersubsidi dapat diakses masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET), sekaligus menekan potensi penimbunan dan panic buying di tengah keterbatasan distribusi pascabencana.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan operasi pasar menjadi salah satu strategi pemerataan pasokan LPG di Aceh. Ia menyebut dukungan pemerintah daerah sangat membantu pelaksanaan kegiatan tersebut di lapangan.

“Operasi pasar ini kami lakukan untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Selain menjaga pasokan, langkah ini juga bertujuan menstabilkan harga dan mencegah spekulan yang memanfaatkan situasi pascabencana,” ujar Fahrougi.

Salah satu operasi pasar digelar di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Rabu (17/12). Pada kesempatan tersebut, Pertamina menyediakan 560 tabung LPG 3 kilogram yang dijual sesuai HET, yakni Rp18.000 per tabung.

Warga Aceh membeli LPG 3 kg dalam operasi pasar Pertamina Patra Niaga untuk menekan panic buying pascabencana
Warga mengikuti operasi pasar LPG 3 kilogram yang digelar Pertamina Patra Niaga di Aceh untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga pascabencana.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk energi, di tengah situasi darurat.

“Kami terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat dapat mengakses LPG bersubsidi dengan harga terjangkau dan sesuai ketentuan. Ini juga bagian dari dukungan Pertamina dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh,” kata Arya.

Operasi pasar ini mendapat sambutan positif dari warga. Indra, salah satu warga Aceh Tamiang, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar LPG. Menurutnya, saat banjir harga gas melon kerap melonjak tajam.

Baca Juga  Pertamina–Elnusa Bangun Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana

“Biasanya kalau banjir harga LPG bisa sampai Rp50 ribu. Alhamdulillah lewat operasi pasar ini kami bisa beli sesuai harga resmi, Rp18 ribu per tabung,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna memastikan distribusi LPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan aman. Operasi pasar ini juga menjadi bagian dari komitmen BUMN untuk hadir langsung membantu masyarakat di tengah kondisi darurat dan pemulihan pascabencana di Aceh.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *