Jakarta — PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem), entitas usaha di bawah Group PT Pertamina Patra Niaga, menjalin kerja sama strategis dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait jual beli produk Soda Ash untuk kebutuhan pasar domestik. Penandatanganan berlangsung Senin (17/11/2025).
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat rantai pasok industri kimia nasional serta mendukung kemandirian bahan baku dalam negeri, khususnya bagi sektor kaca, deterjen, pengolahan air, hingga kebutuhan energi seperti Pertamina Hulu Rokan.
Sebagai bagian dari Subholding Commercial & Trading Pertamina, Pertachem berperan strategis dalam pemasaran produk petrokimia yang dibutuhkan industri nasional. Reputasinya juga diakui secara regional melalui pencapaian Top 10 Asia Pacific Chemical Distributor versi ICIS, menegaskan kapasitas perusahaan dalam pengelolaan rantai pasok kimia secara efisien dan berdaya saing.
Sementara itu, Pupuk Kaltim tengah membangun pabrik Soda Ash pertama di Indonesia dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun, termasuk produk samping Ammonium Chloride sebanyak 300 ribu ton per tahun. Fasilitas ini ditargetkan beroperasi pada Maret 2028 dan menjadi tonggak penting dalam mengurangi ketergantungan nasional terhadap impor Soda Ash.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Pertachem Oos Kosasih dan Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal.
Direktur Utama Pertachem Oos Kosasih menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah sinergis antar-BUMN untuk memperkuat struktur industri nasional.
“Kolaborasi ini adalah wujud nyata sinergi antar entitas BUMN. Kami optimistis kerja sama ini memperluas portofolio Pertachem sekaligus mendukung efisiensi rantai pasok nasional serta kemandirian bahan baku dalam negeri,” ujarnya.
Di sisi lain, Gusrizal menekankan pembangunan pabrik Soda Ash sebagai bagian dari strategi hilirisasi industri dan kontribusi terhadap target Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui penerapan ekonomi sirkular.
“Dengan berdirinya pabrik Soda Ash pertama di Indonesia, kami ingin memperkuat kemandirian industri nasional. Sinergi dengan Pertachem memastikan distribusinya berjalan optimal,” ungkapnya.
Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional, menghadirkan manfaat bagi pelanggan, dan memastikan ketersediaan pasokan bahan baku strategis secara berkelanjutan.
Pertachem menegaskan komitmennya untuk memperkuat rantai pasok domestik, mendukung kemandirian industri, dan meningkatkan daya saing nasional sejalan dengan semangat Energizing Your Business.












