Ekonomi

Investor Pasar Modal di Kalsel Tembus 400 Ribu, Didominasi Generasi Muda

×

Investor Pasar Modal di Kalsel Tembus 400 Ribu, Didominasi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN – Jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan terus bertambah. Hingga 30 Juni 2026, jumlah investor mencapai 400.982 orang, dengan mayoritas berasal dari kalangan generasi muda.

Data tersebut disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam rangkaian sosialisasi dan edukasi pasar modal yang digelar bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia SIPF) di Banjarmasin, Selasa (28/7/2026).

Kepala Unit Administrasi Produk Investasi KSEI, Soli Deo Gloria, mengatakan Kalimantan Selatan kini menempati peringkat ke-16 nasional berdasarkan jumlah investor pasar modal.

Menurutnya, Kota Banjarmasin menjadi penyumbang investor terbesar dengan 92.698 investor atau sekitar 23 persen dari total investor di provinsi tersebut.

“Investor pasar modal di Kalimantan Selatan saat ini didominasi oleh generasi muda berusia di bawah 30 tahun dan kelompok usia 31 hingga 40 tahun dengan total mencapai 82,15 persen. Ini menunjukkan bahwa kesadaran generasi muda terhadap investasi semakin tinggi,” ujar Soli.

Selain didominasi kelompok usia produktif, mayoritas investor juga berasal dari kalangan karyawan swasta, aparatur sipil negara (ASN), guru, TNI, Polri, hingga pensiunan dengan porsi 53,67 persen.

Soli mengatakan peningkatan jumlah investor harus diimbangi dengan penguatan layanan. Karena itu, KSEI terus mengembangkan berbagai layanan digital, termasuk sistem CORES.KSEI, untuk mempermudah proses pembukaan rekening investasi melalui integrasi data Know Your Customer (KYC).

Dalam kegiatan tersebut, KPEI juga memaparkan penguatan sistem kliring dan penjaminan transaksi pasar modal, sedangkan Indonesia SIPF menjelaskan perlindungan aset investor melalui Dana Perlindungan Pemodal (DPP).

Rangkaian kegiatan di Banjarmasin juga diisi dengan edukasi pasar modal bagi mahasiswa, pengurus Galeri Investasi, perusahaan efek, dan media sebagai upaya meningkatkan literasi investasi di Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Rupiah Melemah, Harga Sparepart Handphone di Majalengka Naik Drastis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *