JAKARTA – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke berbagai daerah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
Fernando mengatakan, hingga saat ini Gibran telah melakukan kunjungan kerja ke lebih dari 100 titik di lebih dari 30 provinsi di Indonesia.
Menurutnya, Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu paket kepemimpinan sehingga pelaksanaan tugas Wakil Presiden merupakan bagian dari penyelenggaraan pemerintahan.
“Tidak tepat jika berbagai aktivitas Wakil Presiden dipersepsikan sebagai agenda yang berdiri sendiri atau bahkan dikaitkan dengan kepentingan politik di luar pemerintahan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Fernando menilai pembagian peran antara Presiden dan Wakil Presiden merupakan bagian dari pelaksanaan pemerintahan. Ia menyebut Presiden menjalankan fungsi strategis di tingkat nasional, sedangkan Wakil Presiden membantu memastikan pelaksanaan program pemerintah di daerah.
Menurut Fernando, kunjungan kerja Wakil Presiden juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan masukan bagi pemerintah.
Ia juga berpendapat aktivitas tersebut tidak seharusnya dikaitkan dengan dinamika politik menjelang Pemilu 2029.
“Mengaitkan aktivitas tersebut dengan kontestasi politik 2029 justru mengaburkan substansi utama, yaitu bagaimana pemerintah bekerja secara optimal memenuhi janji kepada rakyat,” katanya.
Fernando menambahkan, kunjungan kerja Wakil Presiden dinilai dapat mendukung percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.
“Setiap keberhasilan pelaksanaan program pemerintah di daerah merupakan keberhasilan Presiden dan Wakil Presiden sebagai satu kesatuan kepemimpinan nasional,” tuturnya.












