Banyuwangi – Pendaki yang sempat dilaporkan hilang di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah pencarian intensif selama hampir satu hari. Muhammad Dzikri Maulana ditemukan di area sunrise point pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Rusdi Santoso, memastikan korban ditemukan di lokasi yang sebelumnya menjadi titik terakhir keberadaannya sebelum dinyatakan hilang sejak Rabu (18/2/2026).
“Alhamdulillah korban sudah ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di sunrise point,” ujar Rusdi kepada awak media.
Dzikri, warga Ampel Gading, Jambu, Tamansari, Kecamatan Licin, langsung dievakuasi menuju Puskesmas Licin untuk menjalani pemeriksaan medis. Secara fisik korban dilaporkan dalam kondisi stabil, namun masih tampak linglung dan belum dapat berkomunikasi secara normal.
“Saat ini korban dalam perjalanan ke fasilitas kesehatan. Kondisinya sehat, tetapi masih belum bisa diajak komunikasi,” jelasnya.
Sebelumnya, tim gabungan melakukan penyisiran berulang di jalur pendakian dan area sekitar sunrise point yang menjadi fokus pencarian. Korban akhirnya ditemukan menjelang waktu berbuka puasa setelah upaya pencarian dilakukan sejak laporan diterima.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban tidak mengalami paparan gas belerang meski berada semalaman di kawasan gunung berapi tersebut.
“Syukur tidak ada indikasi terpapar zat belerang,” tambah Rusdi.
Dari hasil klarifikasi, korban diketahui berangkat mendaki bersama lima rekannya. Ketika hingga siang hari korban tidak kembali, pihak keluarga kemudian melapor kepada petugas pengelola Kawah Ijen.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dihentikan.












