Palangka Raya — Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Tengah memperkuat sinergi strategis dengan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kalimantan Tengah guna mendukung stabilitas daerah berbasis ketahanan sosial atau social resilience, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan yang dipimpin Direktur Intelkam Polda Kalteng Kombes Pol Ardyansyah ini menekankan pentingnya pendekatan keamanan yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif di tengah berkembangnya tantangan sosial di era digital.
Ketua Pemuda Katolik Kalteng Dorothea Sthallhani Jasi menilai stabilitas daerah tidak hanya ditentukan oleh minimnya gangguan keamanan, melainkan juga oleh kuatnya kepercayaan sosial, literasi publik, serta kesadaran kolektif masyarakat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan sosial melalui pendekatan community-based security, yakni menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat dan institusi negara sekaligus agen edukasi di lingkungan masing-masing.
Pendekatan tersebut dinilai relevan menghadapi berbagai potensi gangguan non-konvensional, seperti disinformasi, provokasi digital, hingga polarisasi persepsi yang berpotensi memicu konflik sosial.
Sementara itu, Kombes Pol Ardyansyah menegaskan keamanan modern membutuhkan kemitraan yang adaptif dan berbasis dialog. Sinergi dengan organisasi kepemudaan dinilai mampu memperluas edukasi keamanan sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak mendorong pembentukan forum komunikasi rutin, edukasi keamanan digital, serta program kolaboratif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Upaya tersebut diharapkan mampu membangun sistem keamanan yang responsif sekaligus berkelanjutan.
Pemuda Katolik Kalteng menilai penguatan ketahanan sosial daerah juga merupakan bagian dari sistem ketahanan nasional. Dengan literasi yang baik, jejaring komunikasi yang sehat, serta kepemimpinan yang responsif, stabilitas daerah diyakini dapat menjadi modal sosial penting bagi pembangunan jangka panjang di Kalimantan Tengah.












