Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Bantul

Pelanggaran Lalu Lintas di Bantul Capai 1.846 Kasus Selama Sepekan Operasi Patuh Progo 2025

×

Pelanggaran Lalu Lintas di Bantul Capai 1.846 Kasus Selama Sepekan Operasi Patuh Progo 2025

Sebarkan artikel ini
Personel Polres Bantul memberi imbauan tertib lalu lintas kepada pengendara saat Operasi Patuh Progo 2025 di simpang tiga Palbapang, Senin (21/7/2025).
Personel Polres Bantul memberi imbauan tertib lalu lintas kepada pengendara saat Operasi Patuh Progo 2025 di simpang tiga Palbapang, Senin (21/7/2025).

Bantul, bacakabar – Satuan Lalu Lintas Polres Bantul mencatat 1.846 pelanggaran lalu lintas selama sepekan pertama Operasi Patuh Progo 2025 yang digelar pada 14–21 Juli. Dari jumlah tersebut, polisi menindak 1.109 pelanggar dengan tilang, sementara 737 lainnya hanya mendapat teguran.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor.

“Pelanggaran terbanyak meliputi tidak memiliki SIM, tidak membawa STNK, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm, hingga melawan arus,” jelas Jeffry, Senin (21/7/2025).

Untuk pengendara roda empat, pelanggaran paling umum yaitu menerobos lampu merah.

Selain pelanggaran, selama sepekan Operasi Patuh Progo juga mencatat 38 kecelakaan lalu lintas. Satu orang meninggal dunia dan 45 lainnya mengalami luka. Kerugian materi akibat kecelakaan ditaksir mencapai Rp31 juta.

Jeffry menambahkan, operasi kali ini tak hanya berfokus pada penindakan, namun juga edukasi.

“Kami gelar sosialisasi, pembagian brosur, stiker, dan leaflet, serta imbauan langsung di titik-titik strategis seperti lampu merah, kawasan padat lalu lintas, hingga sekolah-sekolah yang sedang menggelar MPLS,” ujarnya.

Polres Bantul juga membuat konten edukasi di media sosial, menyuarakan pentingnya keselamatan berkendara, termasuk ajakan menggunakan helm, sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, serta larangan penggunaan knalpot brong.

Operasi Patuh Progo 2025 di Bantul melibatkan 150 personel gabungan dan berlangsung hingga 27 Juli. Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Himpitan Ekonomi, Kakek di Bantul Nekat Gantung Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *