Jakarta – PT Patra Logistik mencatat pendapatan usaha sebesar Rp3,25 triliun sepanjang 2025. Angka ini naik 21,17 persen dibanding tahun sebelumnya.
EBITDA perusahaan juga mencapai Rp378 miliar. Direktur Utama Patra Logistik, Yock Yorlando, bilang pertumbuhan ini didukung peningkatan efektivitas operasional dan optimalisasi armada.
“Perusahaan terus tingkatkan pengelolaan armada, monitoring distribusi, dan efektivitas operasional,” ujar Yock, Sabtu (6/6/2026).
Saat ini, Patra Logistik mengelola lebih dari 4.000 unit armada, termasuk mobil tangki untuk distribusi BBM.
Corporate Secretary Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, mengatakan perusahaan terus memperkuat tata kelola.
“Perusahaan terus tingkatkan implementasi tata kelola melalui pengembangan monitoring operasional dan pengelolaan armada terintegrasi,” ujar Ferlando.
Tahun 2026, Patra Logistik akan mengembangkan sistem Fleet Management dengan Road Traffic Control (RTC) terintegrasi secara nasional.












