ACEH – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah jam operasional Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya sebagai bagian dari penguatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Aceh.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penambahan jam operasional dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke berbagai wilayah.
“Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai bagian dari percepatan penyaluran BBM di Aceh,” ujar Fahrougi, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, jam operasional penyaluran di kedua terminal ditingkatkan dari rata-rata delapan jam menjadi 14 jam per hari, termasuk pada hari Minggu.
Pertamina juga meningkatkan frekuensi pengiriman mobil tangki sekitar 65 persen untuk memasok BBM ke SPBU dan lembaga penyalur di Aceh.
Sejak 12 Juli 2026, Integrated Terminal Lhokseumawe memasok BBM ke wilayah Langsa dan Aceh Timur dengan rata-rata volume pengiriman sekitar 48 ribu liter per hari.
Sementara penyaluran BBM ke wilayah Bireuen dan Pidie dilakukan melalui kolaborasi Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya.
Pertamina juga melakukan pemantauan terhadap stok dan penyaluran BBM di Aceh serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan pemangku kepentingan lainnya.












