Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di Aceh untuk Jaga Pasokan Pascabencana

×

Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di Aceh untuk Jaga Pasokan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Operasi pasar LPG 3 Kg di Aceh untuk membantu masyarakat mendapatkan LPG bersubsidi pascabencana.
Warga membeli LPG 3 Kg dalam kegiatan operasi pasar yang digelar pemerintah daerah bersama Pertamina Patra Niaga di Aceh.

Aceh – Pemerintah daerah bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga pascabencana sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga LPG bersubsidi.

Operasi pasar berlangsung selama 6–15 Desember 2025 dengan total penyaluran mencapai 14.560 tabung LPG 3 Kg. Distribusi dilakukan secara bertahap di dua wilayah, yakni Kota Banda Aceh sebanyak 7.200 tabung dan Kabupaten Aceh Besar sebanyak 7.360 tabung, menyesuaikan kondisi lapangan serta tingkat kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga untuk memastikan LPG 3 Kg tetap dapat diakses masyarakat dengan harga sesuai ketentuan, khususnya di daerah yang terdampak bencana alam.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengapresiasi pelaksanaan operasi pasar tersebut. Menurutnya, langkah ini sangat membantu warga yang sempat mengalami kesulitan mendapatkan LPG pascabencana.

“Operasi pasar LPG 3 Kg ini sangat membantu masyarakat Banda Aceh, terutama dalam memastikan kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi setelah bencana,” ujar Afdhal.

Dari sisi masyarakat, keberadaan operasi pasar ini dirasakan langsung manfaatnya. Ani, seorang guru taman kanak-kanak di Banda Aceh, mengaku kini lebih mudah mendapatkan LPG 3 Kg dengan harga resmi.

“Setelah bencana kemarin, LPG cukup sulit didapat. Dengan operasi pasar ini, kami bisa membeli LPG sesuai harga ketentuan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nurhayati, ibu rumah tangga asal Banda Aceh. Ia menilai operasi pasar membuat warga lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan memasak di rumah.

“Setidaknya kami tidak perlu mencari ke banyak tempat untuk mendapatkan LPG,” ujarnya.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Raih 5 Apresiasi BPH Migas Sepanjang 2025

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.

“Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan agar penyaluran LPG 3 Kg berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” jelas Fahrougi.

Ia menambahkan, pasokan LPG ke Banda Aceh sempat terkendala akibat terputusnya jalur darat dari Lhokseumawe pascabencana. Untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga melakukan berbagai langkah pengamanan pasokan, termasuk pengalihan distribusi melalui jalur laut menggunakan kapal Ro-Ro, penyesuaian skema distribusi alternatif, serta optimalisasi dukungan logistik dari wilayah lain.

Dengan langkah tersebut, Pertamina memastikan pasokan LPG bersubsidi bagi masyarakat Aceh tetap terjaga di tengah proses pemulihan pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *