Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
PemerintahanTanah Bumbu

Monitoring Pangan Pokok Tanbu: Harga Stabil, Stok Cukup Jelang Nataru 2024

×

Monitoring Pangan Pokok Tanbu: Harga Stabil, Stok Cukup Jelang Nataru 2024

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Tanbu Pastikan Pasokan Pangan Stabil

Batulicin – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satgas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) memantau ketersediaan dan harga bahan pangan pokok. Kegiatan ini bertujuan memastikan stok pangan mencukupi dan harga tetap stabil.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, H. Hamaludin Tahir, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan di berbagai lokasi, seperti distributor, pergudangan, ritel modern, dan pasar tradisional di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat.

“Satgas memeriksa ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok untuk menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” kata H. Hamaludin, Selasa (10/12).

Pengawasan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Reskrim Polres Tanah Bumbu, Loka POM, Dinas Ketahanan Pangan, Diskominfo, Bulog Batulicin, dan Bagian PSDA2P.

“Adapun sasaran  pengawasan di beberapa objek seperti distributor dan pergudangan di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat, Ritel Modern, dan Pasar Rakyat,” ucap H. Hamaludin didampingi Kabid Perdagangan dan Kemetrologian H. Heriansyah, Selasa (10/12/2024) di Batulicin.

Kegiatan monitoring yang di pimpin langsung  Kepala DKUMP2 Tanbu, H. Hamaludin Tahir, juga melibatkan Reskrim Polres Tanah Bumbu, Loka POM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Diskominfosp, Bulog Batulicin, dan Bagian PSDA2P Setda Tanah Bumbu.

Hamaludin mengatakan hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat distributor dan pergudangan. Yakni di PT Bintang Sinar Jaya untuk stok beras tersedia 18.345 kg dan minyak 82.444 liter.

“Ini tercukupi untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru,” kata H. Hamaludin.

Sedangkan di Bulog, sambung Hamaludin, untuk kondisi pasokan beras SPHP dan beras komersial lain mencukupi untuk kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, hasil monitoring harga pangan pokok di tingkat ritel modern seperti di Grand Surya (GS), yakni pada pengawasan di Grand Surya tidak ditemukan produk rusak dan kadaluarsa. Karena manajemen penyimpanan menggunakan sistem FIFO (First In First Out). Untuk pemeriksaan terhadap produk kadaluarsa sudah dilakukan pengecekan dan pemisahan seminggu sekali secara mandiri.

Baca Juga  Polisi Ciduk Suami Istri Pemakai Sabu di Satui

Berikutnya, hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat pasar harian simpang empat berdasarkan data yang dihimpun dari pedagang  yakni, harga Kedelai Rp 16.000/kg, Beras Sulawesi Rp 14.625/kg, Beras Gerobak Pandan Rp16.000/kg, dan Beras Mayang Sedang Rp17.000/kg.

Harga Telur Ayam Ras Rp28.000/kg, harga normal tidak ada kenaikan dan penurunan. Bawang Merah Rp40.000-42.000/kg masih tidak ada kenaikan dibanding minggu sebelumnya.

Gula Rp18.000/kg, Cabe Merah Besar Rp60.000/kg naik dibanding harga sebelumnya Rp50.000/kg. Cabe Merah Keriting Rp40.000/kg. Minyak Kita Rp17.500/liter (sudah terdapat kemasan baru dengan HET terbaru), Minyak Goreng Kemasan berbagai merek dari Rp18.000/liter hingga Rp. 20.000/liter.

“Dari Hasil monitoring, ketersediaan pangan pasokan dan stok cukup tersedia dan harga cendrung stabil namun ada beberapa yang berfluktuasi masih dalam kenaikan harga yang aman,” ungkapnya.

H. Hamaludin mengimbau kepada masyakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan kepada para distributor untuk tidak menahan distribusi barang kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *