BATULICIN – Polres Tanah Bumbu menyiagakan personel dan sarana prasarana untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau melalui Apel Kesiapsiagaan yang digelar di halaman Mapolres Tanah Bumbu, Rabu (22/7/2026).
Apel dipimpin Kapolres Tanah Bumbu AKBP Novy Adi Wibowo dan diikuti personel Polres serta jajaran Polsek se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Dalam arahannya, Kapolres meminta seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons cepat apabila ditemukan potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Kami tidak akan segan mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi tetap kami lakukan, namun penegakan hukum juga akan diterapkan,” kata AKBP Novy.
Kapolres juga menginstruksikan jajaran Polsek untuk meningkatkan patroli di wilayah rawan karhutla serta memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Usai apel, personel mengikuti simulasi penanganan kebakaran, mulai dari pengecekan peralatan hingga penggunaan mesin pompa portabel sebagai bagian dari kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Berdasarkan data BPBD Tanah Bumbu, sebanyak 49 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu selama periode 1 Januari hingga awal Juli 2026.











