Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Sidoarjo

Mensos Gus Ipul Pastikan Bantuan Cepat untuk Korban Runtuhnya Mushalla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

×

Mensos Gus Ipul Pastikan Bantuan Cepat untuk Korban Runtuhnya Mushalla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Mensos Gus Ipul didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama tim BPBD Sidoarjo memberikan penjelasan terkait peristiwa ambruknya bangunan mushalla di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Mensos Gus Ipul didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama tim BPBD Sidoarjo memberikan penjelasan terkait peristiwa ambruknya bangunan mushalla di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.

SIDOARJO – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan pemerintah bergerak cepat membantu para korban runtuhnya mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Bantuan yang disalurkan meliputi logistik darurat, kebutuhan pokok, hingga pendampingan psikososial bagi santri dan keluarga terdampak.

“Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah terus bekerja di lapangan selama masa tanggap darurat. Kami memastikan seluruh kebutuhan dasar korban dan para santri tercukupi. Tim kami sudah menyiapkan shelter, makanan siap saji, air bersih, pakaian, hingga obat-obatan,” ujar Gus Ipul, Selasa (1/10/2025).

Selain bantuan logistik, Kemensos juga menurunkan tim psikolog profesional untuk mendampingi keluarga korban yang mengalami trauma. Gus Ipul menambahkan, pemerintah akan segera menyalurkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia setelah seluruh proses evakuasi dan asesmen rampung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo melaporkan, insiden tragis tersebut terjadi saat para santri sedang mengaji usai salat Magrib. Tiba-tiba, bagian atap dan dinding mushalla ambruk karena struktur bangunan tidak mampu menahan beban setelah diguyur hujan deras sejak sore. Sejumlah santri berhasil menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya tertimpa reruntuhan dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Hingga Rabu pagi (1/10/2025), tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pencarian serta pembersihan puing bangunan. Area sekitar pondok telah dipasangi garis pengaman untuk mencegah warga mendekat ke lokasi reruntuhan. Pemerintah daerah juga menyiapkan posko tanggap darurat guna memudahkan distribusi bantuan dan layanan bagi keluarga korban.

Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyelamat yang bekerja tanpa henti selama 24 jam terakhir. “Fokus kami sekarang adalah memastikan proses evakuasi berjalan aman dan cepat. Setelah itu, kami akan bantu percepatan pemulihan bagi pondok pesantren dan keluarga korban agar bisa segera bangkit kembali,” tegasnya.

Baca Juga  Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Situbondo, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *