Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
HiburanRagamTanah Bumbu

Menjelang Puncak Perayaan Hari Jadi Satui, 361 Ketupat ‘Balamak’ Siap Diarak

×

Menjelang Puncak Perayaan Hari Jadi Satui, 361 Ketupat ‘Balamak’ Siap Diarak

Sebarkan artikel ini
Pemerimtah Desa Sungai Danau telah menyiapakan 361 Ketupat Balamak untuk mengikuti karnaval budaya Sabtu siang, (31/8/2024) - Foto H. Iyan untuk Baca Kabar.

Tanah Bumbu – Menjelang puncak perayaan Hari Jadi Satui yang ke-361 tahun ada sejumlah kegiatan yang akan digelar oleh panitia lintas sektor kecamatan.

Mulai dari karnaval budaya, pentas seni, hingga arak-arakan ketupat Balamak, yang merupakan kuliner ciri khas Satui.

Ketua panitia Hari Jadi Satui ketika dihubungi media ini Sabtu pagi, (31/8/2024) mengaku telah melakukan persiapan dengan matang. Sebanyak 361 Ketupat Balamak siap diarak, mulai Koramil sampai panggung kecamatan Satui.

“Ketupat Balamak merupakan makanan ciri khas Satui yang rasanya enak dan gurih, yang membedakan adalah dimasak menggunakan santan, makanya disebut Balamak (bersantan),” ungkap H. Khairun noor, S.Ag M.AP, ketua panitia Hari Jadi Satui kepada media ini Sabtu, (31/8/2024).

Selain itu ia mengatakan, pembacaan Manaqib akan dipimpin oleh KH. Ahmad Suhaimi, yang merupakan pimpinan pondok pesantren Darul Ma’rifah Sungai Danau, yang juga Ketua MUI Kecamatan Satui, dan Ketua Umum Badan pengelola Masjid Besar Raudhatul Jannah.

Disisi lain, Kepala Desa Sungai Danau, H Akhmad Saufi kepada awak media ini menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai jenis penampilan diantaranya tarian, pencak silat “kuntau”, berbagai busana adat dan kuliner khas Satui yakni ketupat balamak yang nanti akan diarak menggunakan perahu hias.

“Pemdes Sungai Danau siang ini, siap memeriahkan Hari Jadi Kecamatan Satui ke 361 dengan berbagai penampilan, salah satunya arak-arakan Ketupat Balamak yang setiap tahunnya kami arak,” kata Akhmad Saufi, atau yang akrab dipanggil H. Iyan.

Baca Juga  Mega Proyek Jembatan Batulicin–Kotabaru Ditarget Rampung 2028, Jadi Penopang Ekonomi Kalimantan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *